Pembunuhan WNA Cina di Gambir, Ini Kesaksian Keluarga

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan. ajsberg.com

    Ilustrasi pembunuhan. ajsberg.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolsek Taman Sari Ajun Komisaris Besar Ruly Indra mengatakan pembunuhan warga negara Cina bernama Huang Shu Ping masih dalam penyelidikan. Tiga hari sebelum ditemukan tewas, keluarga telah melaporkan Huang hilang.

    Menurut Ruli, Huang tinggal di Apartemen Mediterania, Taman Sari, Jakarta Barat, bersama saudaranya. Pada 23 Agustus 2018, ia pamit kepada keluarga untuk bertemu dengan seseorang. Namun keluarga tidak mengetahui siap yang ditemui Huang itu.

    “Yang bersangkutan janji dengan seseorang di luar. Karena tidak balik-balik, saudaranya melapor ke Polsek Taman Sari pada 25 Agustus 2018,” kata Ruly, Jumat, 31 Agustus 2018. Sehari setelah dilaporkan hilang, jenazah Huang ditemukan di hotel Time Out, Jalan Biang, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.

    Kepala Satuan Resesre Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Tahan Marpaung mengatakan Huang tercatat check in di hotel Time Out bersama seorang pria pada 23 Agustus. Berdasarkan rekaman CCTV hotel, setelah dua hari menginap, pria yang bersama Huang terlihat meninggalkan hotel. Keesokan harinya petugas hotel menemukan mayat Huang.

    Jenazah Huang sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi. Namun polisi belum menerima hasil pemeriksaan tentang penyebab kematian Huang. Lebih lanjut, Tahan mengatakan, sudah melaporkan pembunuhan ini ke Kedutaan Besar Cina agar keluarga dapat mengurus jenazah Huang.

    M. JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.