Jumlah Saksi Keracunan Susu di Tangerang Selatan Terus Bertambah

Ilustrasi anak keracunan makanan. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Alexander Yurikho mengatakan jumlah saksi yang diperiksa polisi dalam kasus siswa keracunan susu kemasan terus bertambah.

Baca juga: Jawab Kritik dari PSI, Anies Baswedan: Lihat Background

"Ada tambahan 10 saksi yang di periksa, jadi total saksi yang diperiksa mencapai 18 orang. Yang diperiksa itu pihak sekolah, orang tua murid, dan pihak dari susu kemasan," kata Alexander, Jumat, 31 Agustus 2018. 

Menurut Alexander, ada beberapa hal yang dilakukan polisi dalam upaya penyelidikan hasil muntahan anak-anak yang menjadi korban dan kemasan yang kedaluwarsa sudah di berikan kepada Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang Selatan untuk di periksa.

"Saat ini kami masih menunggu hasilnya seperti apa. Kami juga berkoordinasi dengan ahli gizi dan dokter dari fasilitas kesehatan yang dimiliki Kota Tangsel terkait kesehatan anak," ujar Alexander.

Hal-hal tersebut, kata Alexander, akan didalami apakah kejadian diduga keracunan akibat konsumsi susu yang diduga kedaluwarsa atau kesalahan, kelalaian atau sebuah kejahatan. "Masih banyak proses yang harus kami lakukan," ucap Alexander.

Sebanyak 30 anak Sekolah Dasar Taruna Bangsa di Jalan Kayu Manis, Komplek Bukit Nusa Indah, Kelurahan Serua, Ciputat, keracunan setelah meminum susu kemasan.

Wakil Kepala SD Taruna Bangsa, Sulistianingsih, mengatakan peristiwa keracunan terjadi pada Kamis, 30 Agustus 2018, pukul 10.00 WIB. Saat itu, semua siswaa kelas 1 sampai kelas 6 meminum susu sample kemasan. Namun, tak lama setelah meminum susu, beberapa siswa muntah- muntah.






Laki-laki Bersenjata di Ohio Terobos Gedung FBI

6 jam lalu

Laki-laki Bersenjata di Ohio Terobos Gedung FBI

Seorang laki-laki bersenjata menerbos masuk kantor FBI di Ohoi. Motifnya belum diketahui. Pelaku tewas dalam baku tembak di kejadian itu


Terlibat Penyerbuan Gedung Capitol, Mantan Polisi AS Divonis 7 Tahun Penjara

11 jam lalu

Terlibat Penyerbuan Gedung Capitol, Mantan Polisi AS Divonis 7 Tahun Penjara

Mantan sersan polisi AS, Thomas Robertson, divonis tujuh tahun tiga bulan penjara karena turut menyerbu Gedung Capitol bersama pendukung Trump


Makanan dan Minuman yang Dianjurkan dan Dilarang Dikonsumsi saat Demam

1 hari lalu

Makanan dan Minuman yang Dianjurkan dan Dilarang Dikonsumsi saat Demam

Senyawa antibakteri di dalam jahe dapat membantu melawan infeksi saat demam dengan lebih efektif. Campurkan potongan jahe ke dalam teh.


Dari Bharada hingga Jenderal, Berikut Urutan Pangkat Polisi

1 hari lalu

Dari Bharada hingga Jenderal, Berikut Urutan Pangkat Polisi

Kasus kematian Brigadir J menyeret anggota polisi dari pangkat terendah hingga perwira tinggi. Berikut urutan pangkat polisi yang perlu diketahui.


Kapolres Jakbar Minta Anggotanya Melakukan Pengamanan Demo Buruh Secara Humanis

2 hari lalu

Kapolres Jakbar Minta Anggotanya Melakukan Pengamanan Demo Buruh Secara Humanis

Polres Jakbar mengerahkan 278 personel untuk pengamanan demo buruh yang digelar hari ini di depan Gedung DPR.


Polres Jakbar Kerahkan 278 Personel Amankan Demo Buruh di DPR

2 hari lalu

Polres Jakbar Kerahkan 278 Personel Amankan Demo Buruh di DPR

Polres Jakbar mengerahkan 278 personel untuk pengamanan demo buruh di Gedung DPR hari ini.


Syarat Menjadi Istri Anggota Polri, Penuhi 19 Dokumen ini

3 hari lalu

Syarat Menjadi Istri Anggota Polri, Penuhi 19 Dokumen ini

Sebelum menikah, calon istri anggota Polri harus memenuhi beberapa persyaratan berikut.


Telpon Polisi karena Kelaparan, Bocah Brasil: Kami Tidak Punya Makanan

3 hari lalu

Telpon Polisi karena Kelaparan, Bocah Brasil: Kami Tidak Punya Makanan

Brasil muncul di edisi terbaru "Peta Kelaparan" PBB, dengan 28,9 persen populasi hidup dalam "kerentanan pangan sedang atau parah"


Gelombang Panas Bisa Memperburuk Kekeringan di Prancis

4 hari lalu

Gelombang Panas Bisa Memperburuk Kekeringan di Prancis

Warga Prancis pada Minggu, 7 Agustus 2022, menghadapi gelombang panas, yang dikhawatirkan bisa memperburuk kekeringan di negara itu.


Santri Tewas di Tangerang, Orang Tua Kecewa Pondok Pesantren Lalai

4 hari lalu

Santri Tewas di Tangerang, Orang Tua Kecewa Pondok Pesantren Lalai

Wahyudi, ayah dari BD, 15 tahun santri Pondok Pesantren di Tangerang yang tewas setelah berkelahi dengan temannya menyatakan kecewa.