Festival Penutupan Asian Games 2018, Pembelian Tiket Dibatasi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung memilih suvenir di Super Store Asian Games 2018 di Zona Bhin-Bhin, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (24/8). . ANTARA FOTO/INASGOC/Widodo S Jusuf

    Pengunjung memilih suvenir di Super Store Asian Games 2018 di Zona Bhin-Bhin, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (24/8). . ANTARA FOTO/INASGOC/Widodo S Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta – Panitia membatasi pembelian tiket festival oleh pengunjung di hari penutupan Asian Games 2018, Minggu 2 September 2018. Setiap pembeli hanya bisa mendapatkan maksimal empat tiket.

    Baca:
    Wow Pengunjung Festival Asian Games Siap Bertahan Sampai Malam
    Arus Balik Atlet Asian Games Segera Padati Bandara Soekarno Hatta 

    “Sebelumnya tidak dibatasi. Tapi karena hari ini penutupan, jadi dibatasi satu orang hanya boleh membeli empat tiket,” kata satu relawan untuk panitia pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc), Diar Muhammad Mufatihu, ketika ditemui di Pintu 7 Gelora Bung Karno Senayan.

    Jumlah pengunjung Festival Asian Games 2018 hari ini diperkirakan bakal membeludak. Menurut Diar, antrean pengunjung telah mengular sejak pukul 07.00, atau satu jam sebelum loket dibuka.

    Pengunjung mengular untuk antre di antaranya di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari gerbang pintu tujuh sampai mal FX Sudirman. Di lokasi lain antrean sampai menyeberang jalan melalui jembatan hingga halte busway.

    Tiket festival yang berupa gelang itu dijual Rp 10 ribu untuk satu orang. Bagi pembeli yang sudah keluar dari lokasi festival harus membeli tiket kembali jika ingin memasuki kawasan GBK. "Antusias warga sangat tinggi," ujar Diar.

    Baca juga:
    Penutupan Asian Games 2018 Hari Ini, Wartawan Ini Gigit Jari

    Seorang pengunjung Mardiah, 35 tahun, mengatakan telah antre selama dua jam hanya untuk mendapatkan tiket festival. Ia sampai di kawasan GBK sekitar pukul 07.00 dan ikut antre. "Baru dapat jam 09.00. Sebab, antrian sudah sangat panjang sebelum loket dibuka," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.