Simak Beda Ganjil Genap Untuk Asian Games dan Asian Para Games

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kemacetan di Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat di hari pertama sistem ganjil genap, Rabu, 1 Agustus 2018. TEMPO/Lani Diana

    Kemacetan di Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat di hari pertama sistem ganjil genap, Rabu, 1 Agustus 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan peraturan mengenai pemberlakuan sistem ganjil genap untuk mendukung pelaksanaan Asian Para Games 2018. Peraturan berlaku mulai Senin 3 September hingga 13 Oktober mendatang.

    Baca:
    Cermati 4 Hal Seputar Aturan Baru Ganjil Genap di Jakarta

    Peraturan baru itu melanjutkan aturan yang diberlakukan untuk mendukung Asian Games 2018. Namun aturan akan dilonggarkan di sana-sini.

    Sistem ganjil genap selama Asian Para Games 2018, missalnya, hanya akan berlaku mulai Senin hingga Jumat. Sebelumnya, selama Asian Games 2018, sistem ganjil genap berlaku setiap hari. Sedangkan waktu penerapan tetap yakni pukul 6-21 WIB.

    Berdasarkan pergub yang terbaru, cakupan jalan yang menerapan pembatasan kendaraan lewat plat nomor tersebut juga berbeda. Jalan Haji Benyamin Sueb di Kemayoran, Jakarta Pusat, akan dibebaskan seiring dengan tak berlakunya pergub yang lama, Senin 3 September 2018.

    Baca:
    Semua Ingin Ganjil Genap Libur pada Akhir Pekan Kecuali ...

    Jalan Benyamin Sueb baru akan dikenakan sistem ganjil genap kembali mulai 1 Oktober hingga berakhirnya Asian Para Games pada 13 Oktober 2018. Sebelumnya, ruas jalan tersebut termasuk yang menerapkan ganjil genap sepanjang Agustus ini.

    Anies Baswedan mengatakan, ruas jalan tersebut akan kembali diterapkan sistem ganjil-genap karena berada di kawasan Wisma Atlet Kemayoran. "Pada saat Asian Paralympic Games akan diterapkan lagi, karena di situ wilayah Wisma Atlet," ucapnya Jumat, 31 Agustus 2018.

    Sementara, Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, akan terbebas setersunya. Ruas jalan ini tidak termasuk dalam pergub baru yang dibuat untuk mendukung pelaksanaan Asian Para Games 2018.

    Baca juga:
    Penyidikan Richard Muljadi Diawasi Bareskrim, Apa Kata Polda?

    Sedang di pergub lama, jalan itu termasuk yang menerapkan aturan ganjil genap karena menyediakan lokasi venue pertandingan golf Asian Games 2018. Aturan dicabut dengan alasan ruas jalan tersebut tidak berkaitan dengan ajang Asian Para Games 2018.

    Anies Baswedan menambahkan, selama Asian Para Games 2018, toleransi juga diberikan di setiap pintu masuk dan keluar tol hingga persimpangan terdekat di ruas jalan yang menerapkan ganjil genap. “Ini supaya para pengguna tol bisa keluar dan masuk dengan leluasa, karena kalau tidak kasihan sekali," kata Anies.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.