Polisi Ungkap Narkoba Sachet Asal Cina

Ilustrasi ekstasi. Flash90

JAKARTA - Polisi mengungkap peredararan narkoba dalam kemasan sachet siap minum dengan label "Happy Water". Narkoba jenis ekstasi dengan campuran vitamin dan perasa stroberi ini dikonsumsi dengan cara dilarutkan dalam air dan bisa langsung diminum (effervescent).

Baca:
Kasus Narkoba Richard Muljadi, Bareskrim Peringatkan Polisi Polda
Richard Muljadi Bisa Seret Kalangan Atas Lainnya, Polisi Yakin?

"Peraciknya yang kami tangkap merupakan warga negara Malaysia berinisial SI," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Eko Daniyanto seperti ditulis Koran Tempo Senin 3 September 2018.

Penangkapan dilakukan di sebuah apartemen pada 25 agustus 2018. Pengemasan dalam bentuk sachet diduga untuk menyamarkan produksi pil ekstasi sebagai obat puyer ataupun teh.

Padahal, Eko menerangkan, efek samping Happy Water lebih keras daripada ekstasi pada umumnya. Pasalnya, narkoba sachet ini mampu membuat pemakainya selalu terjaga dan bersemangat. “Bisa sampai dua hari,” katanya.

Kepada polisi, SI mengaku telah mengedarkan narkoba jenis ini sejak setahun lalu. Sedangkan tujuan peredarannya biasa ia pasarkan ke tempat-tempat hiburan malam dan pembeli yang terbatas hingga melalui metode door to door. 

Harga yang ditawarkannya Rp 2-2,5 juta. "Tidak diperjual belikan secara bebas untuk menjaga kerahasiaan," ujar Eko sambil menambahkan masih mengejar satu orang yang disangka pengirim bahan baku dari Cina. 

Baca:
Dari Fariz RM Sampai Jennifer Dunn, Ini Artis 2018 Terjerat Narkoba

Kepala bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pengedar narkoba memang memiliki berbagai modus. Satu di antaranya berpindah-pindah apartemen atau mengedarkan dengan kemasan yang disamarkan.

Bahkan Argo menyebut jaringan Lapas juga memiliki cara tersendiri. "Mereka ada yang memanfaatkan jam besuk, ada juga yang menggunakan handphone,"  kata Argo.






Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

1 hari lalu

Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

Grand Prix Formula 1 Cina dipastikan tidak akan masuk dalam agenda F1 2023. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di artikel ini!


Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

1 hari lalu

Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

Hotman Paris sempat mengatakan sabu 5 kg yang disebut ditukar tawas oleh Teddy Minahasa masih ada dan disimpan kejaksaan


Dikira Sampah, Petugas Rutan Depok Temukan Ganja dan Sabu

2 hari lalu

Dikira Sampah, Petugas Rutan Depok Temukan Ganja dan Sabu

Petugas Rutan Kelas I Depok menggagalkan upaya penyelundupan narkoba golongan I jenis sabu dan ganja yang disamarkan menjadi sampah


Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

2 hari lalu

Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

Polda Metro Jaya kembali menggerebek dan menyisir Kampung Bahari di Tanjung Priok. Tangkap enam pengguna narkoba. Mendapat perlawanan.


Tesla Perbarui Perangkat Lunak 435.000 Mobil Listrik di Cina, Lampu Sein Bermasalah

2 hari lalu

Tesla Perbarui Perangkat Lunak 435.000 Mobil Listrik di Cina, Lampu Sein Bermasalah

Tesla di Cina hampir dua kali melakukan penarikan mobil listrik pada periode 1 November hingga 27 November 2022.


Cina Berkabung, Xiaomi, iQOO, Huawei, MediaTek Tunda Rilis Produk

3 hari lalu

Cina Berkabung, Xiaomi, iQOO, Huawei, MediaTek Tunda Rilis Produk

Xiaomi dkk merespons suasana berkabung di Cina karena Jiang Zemin, mantan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Cina, berpulang.


Rupiah Kembali Menguat di Level Rp 15.563 per Dolar AS Sore Ini

3 hari lalu

Rupiah Kembali Menguat di Level Rp 15.563 per Dolar AS Sore Ini

Rupiah menutup perdagangan Kamis, 1 Desember 2022 dengan penguatan 169 poin di level Rp 15.563 per dolar AS.


Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

3 hari lalu

Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

Warga Cina yang menetap di Sydney hingga Toronto ikut melakukan aksi protes terhadap aturan Covid-19 dengan menyerukan Cina yang bebas


MTI Beberkan Syarat Jumlah Penumpang Kereta Cepat Mencapai Target

3 hari lalu

MTI Beberkan Syarat Jumlah Penumpang Kereta Cepat Mencapai Target

Ketua MTI Djoko Setijowarno mengatakan aksesbilitas transportasi umum menjadi keberhasilan dalam menjaring penumpang kereta cepat Jakarta-Bandung.


Diprotes Warganya, Bagaimana Kebijakan Zero Covid-19 di Cina Berjalan?

3 hari lalu

Diprotes Warganya, Bagaimana Kebijakan Zero Covid-19 di Cina Berjalan?

Kebijakan zero COVID-19 Cina adalah upaya untuk mencegah penyebaran komunitas dari virus corona. Tujuannya adalah untuk menjaga kasus mendekati nol.