Anies Izinkan Warga Jakarta Cicipi Venue Kelas Dunia Asian Games

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjajal lintasan sepeda Jakarta International Velodrome di Jakarta Timur pada Rabu, 15 Agustus 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjajal lintasan sepeda Jakarta International Velodrome di Jakarta Timur pada Rabu, 15 Agustus 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana membiarkan fasilitas venue Asian Games digunakan warga Jakarta untuk berolahraga. Rencana itu dibuat menyusul berakhirnya perhelatan Asian Games 2018 pada 2 September 2018.

    Baca: Bikin Peta Jakarta Satu, Anies Baswedan Pasang Tanda Batas

    Anies mengatakan pemerintah Provinsi DKI bakal mengalokasikan anggaran khusus untuk mengurangi biaya sewa penggunaan fasilitas itu. Menurut dia, biaya sewa yang mahal selama ini menjadi kendala yang dikeluhkan warga.

    "Nanti akan kita alokasikan anggaran yang cukup sehingga warga di Jakarta bisa merasakan fasilitas kelas dunia," kata Anies di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Selasa, 4 September 2018.

    Dalam perhelatan Asian Games 2018, Indonesia mampu bercokol di posisi keempat. Indonesia mampu meraih 31 medali emas, 24 medali perak, serta 43 medali perunggu.

    Selama Asian Games, sebagai salah satu tuan rumah, Jakarta menjadi tempat bertanding beberapa cabang olahraga. Lokasi pertandingan itu berpusat di antaranya di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, GOR Bulungan, Velodrome Rawamangun, serta Equestrian.

    Baca: Anies hingga Puan Bakal Jalan Kaki ke Penutupan Asian Games 2018?

    Anies Baswedan mengatakan, selain digunakan warga Jakarta, diharapkan ada lebih banyak event berskala internasional digelar di Ibu Kota. Pengadaan event olahraga disebut Anies sebagai salah satu cara merawat fasilitas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.