SMAN 32 Bakal Pecat Siswa yang Terlibat Tawuran di Kebayoran

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AH, siswa SMA Muhammadiyah 15, menjadi korban di tawuran pada Sabtu, 1 September 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    AH, siswa SMA Muhammadiyah 15, menjadi korban di tawuran pada Sabtu, 1 September 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak SMAN 32 menyatakan bakal mengeluarkan siswa yang terlibat tawuran dan penganiayaan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa, 4 September 2018. Dalam insiden itu seorang pelajar SMA Muhammadiyah tewas akibat sabetan senjata tajam dan siraman air keras. 

    Baca juga: Polisi Sebut Tawuran Pelajar di Kebayoran Mirip Perang Antargeng

    "Kalau tidak bersalah masih bisa dipertahankan. Kalau sudah dinyatakan bersalah oleh polisi, pasti kami kembalikan ke orang tua (keluarkan)," kata Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 32 Jakarta Sujoko saat ditemui di sekolah.

    Duel antarremaja pada Sabtu lalu itu, berujung maut. Seorang pelajar dari SMA Muhammadiyah di kawasan Slipi, Jakarta Barat, berinisial AH, 16 tahun, tewas dihujani sabetan senjata tajam. Bahkan, korban pun masih disiram dengan air keras setelah terkapar bersimbah darah.

    Dalam kasus ini, kata Sujoko, polisi telah menjemput 26 siswa dari SMAN 32 untuk diperiksa. Menurut dia, siswa yang dijemput dari sekolah ada yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam kasus ini.

    "Sebagian yang tidak terlibat langsung sudah dipulangkan oleh polisi," kata Sujoko yang belum bisa memastikan jumlah siswanya yang telah dipulangkan itu.

    Ia mengatakan berdasarkan penyelidikan polisi memang diduga ada sejumlah siswanya yang membawa senjata tajam saat tawuran. Sekolah, kata Sujoko, menyerahkan sepenuhnya kepada polisi terkait dengan proses hukumnya. "Dalam kasus ini kami terus berkoordinasi dengan polisi dan Dinas Pendidikan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.