Rel Patah di Klender, Begini Keluhan Penumpang KRL

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di dalam KRL Commuter Line tujuan Jakarta di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta, 12 Juni 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Suasana di dalam KRL Commuter Line tujuan Jakarta di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta, 12 Juni 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Rel kereta di jalur arah Cipinang menuju Klender patah pada Rabu pagi, 5 September 2018, sekitar pukul 05.37 sehingga perjalanan KRL terganggu. Namun PT Kereta Commuter Indonesia memastikan kereta masih bisa melintas dengan kecepatan 10 kilometer per jam di lokasi tersebut. 

    Baca: Ada Proyek Rel Ganda, Waktu Perjalanan KRL 10 Menit Lebih Lama

    "Memang ada kendala pada prasarana rel. Setelah dilakukan pengecekan pukul 06.12, KRL dapat kembali melintas," ujar VP Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa saat dihubungi Tempo, Rabu, 5 September 2018.

    Eva tidak bisa merinci penyebab patahnya rel yang kerap dilalui KRL, kereta bandara, kereta jawa, dan kereta barang tersebut. Ia menjelaskan, saat ini, masih dilakukan evaluasi oleh tim prasarana PT KAI DAOP 1.

    Rusaknya rel ini sempat mendapat keluhan dari beberapa netizen di Twitter. Mereka mengeluhkan kerusakan terjadi pada saat jam sibuk. 

    Mereka juga mengeluh karena kereta api jarak jauh lebih diprioritaskan melalui jalur tersebut daripada KRL. "Commuter ga nongol-nongol di stasiun bekasi, tp jalur 1 sama 4 lewat kajj terus, di situ kadang saya merasa diabaikan," kata akun @dinaruuu. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.