Calo SIM Marak, Polres Depok Minta Pengawasan Propam

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM). Tempo/Fardi Bestari

    Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM). Tempo/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Depok - Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Depok Komisaris Sutomo mengatakan calo pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Depok masih sering ditemukan. Sutomo mengakui kesulitan memberantas praktek calo SIM.

    Baca juga: Ombudsman Sebut Calo SIM Marak, Polda Metro Jaya: Bukan Polisi

    “Iya sudah ada temuan Ombudsman juga,” ujar Sutomo kepada Tempo, Rabu 5 September 2018. Menurut Sutomo, solusi pemberantas percaloan SIM itu harus koordinasi dengan satuan dan unit lainnya di kepolisian.

    Salah satunya dengan bantuan dari Seksi Profesi dan Pengamanan atau Propam.  “Jadi, pengawasan dari Propam juga diperlukan,” kata Sutomo.

    Sebelumnya, Ombudsman Jakarta Raya merilis Rapid Assessment (RA) atau kajian inisiatif mandiri untuk kepolisian yang berhubungan dengan temuan Ombudsman terhadap masih maraknya praktik pencaloan dan pungutan liar atau pungli dalam pembuatan SIM di wilayah Polda Metro Jaya.

    Calo masih bebas berkeliaran di beberapa Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas)," ujar Kepala Ombudsman Jakarta Raya Teguh P. Nugroho saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, 4 September 2018. "Mereka memberikan janji untuk mempermudah dalam pengurusan SIM," kata Teguh.

    Dari RA yang dilakukan pada April sampai Mei 2018, Ombudsman menemukan adanya praktik calo SIM dan pungli di Satpas Polres Jakarta Utara, Polres Bekasi Kota, Polres Depok, dan Polres Tangerang. Di masing-masing tempat ini, Ombudsman menemukan mal administrasi pengurusan SIM yang bervariasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.