Jumat, 21 September 2018

Ahok Ajak Nobar Pemain dan Kru Film

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Daniel Mananta, yang berperan sebagai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, bersiap menyaksikan <i>teaser</i> film <i>A Man Called Ahok</i> di Jakarta, Kamis, 6 September 2018. Film ini disadur dari buku karangan Rudi Valinka dengan judul yang sama. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Aktor Daniel Mananta, yang berperan sebagai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, bersiap menyaksikan teaser film A Man Called Ahok di Jakarta, Kamis, 6 September 2018. Film ini disadur dari buku karangan Rudi Valinka dengan judul yang sama. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Penulis buku Rudi Valinka mengatakan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok mengajak tim produksi beserta aktor dan aktris film “A Man Called Ahok” nonton bareng setelah Ahok bebas dari penjara.

    Baca juga: Film Ahok Tak Menyentuh Kehidupan Politik , Ini Alasannya

    “Pak Ahok bilang, ‘Ya kita bisa nonton barengnya setelah nanti saya keluar,’ begitu,” ujar Rudi kepada Tempo ketika ditemui di Bioskop XXI Metropole, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 6 September 2018.

    Ahok menyampaikan pesan tersebut saat Rudi bersama kru dan pemeran film tersebut mengunjungi Ahok di Mako Brimob, Depok, 21 Agustus 2018. Kunjungan itu, kata Rudi, bertujuan untuk meminta restu kepada Ahok terkait film yang akan dirilis pada akhir 2018 nanti.

    Pada kesempatan itu, Rudi menambahkan, Ahok mengatakan Daniel Mananta atau VJ Daniel sangat cocok memerankan dirinya dalam film tersebut.

    “Boleh juga dibilang mirip,” kata Rudi menirukan respon Ahok saat melihat Daniel memperagakan aktingnya.

    Film garapan sutradara Putrama Tuta dan terinspirasi dari novel karya Rudi Valinka itu akan menceritakan kisah hidup Ahok sejak duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga ia menjadi Bupati Belitung Timur.

    Saat ini Ahok tengah menjalani vonis penjara selama dua tahun di Mako Brimob karena dakwaan penistaan agama. Dia dianggap menista agama Islam lewat pidatonya di Kepulauan Seribu pada September 2016. Saat itu Ahok sedang terlibat kontestasi dalam pilkada.

    Menurut perhitungan Basuki Tjahja Purnama Network, Ahok akan bebas murni pada 4 Januari 2019. Ahok bahkan dapat mengajukan bebas bersyarat pada Agustus 2018 karena sudah memenuhi dua pertiga masa tahanannya. Namun, Ahok menolak untuk mengajukannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.