Jumat, 21 September 2018

Viral, Tarif Parkir Bandara Soekarno - Hatta Rp 1,3 Juta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana parkir inap terbaru di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten (21/1). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Suasana parkir inap terbaru di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten (21/1). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Tangerang - Pengelola Bandara Soekarno - Hatta telah menerima keluhan seorang pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta yang terkena tarif parkir hingga Rp 1,3 juta. 

    Baca: Fasilitas Antar Jemput di Bandara Soekarno - Hatta Bisa 300 Mobil

    Senior Manager of Branch Communication and Legal, Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang mengatakan keluhan itu telah diproses oleh perusahaan yang mengelola perparkiran di bandar udara itu.  

    "Masalah ini sedang ditindaklanjuti oleh PT APS ," ujar Febri saat dihubungi Tempo, Jumat 7 September 2018.

    Keluhan masalah parkir di Bandara Soekarno-Hatta ini viral di media sosial. Melalui akun Twitter@RezaIrdiansyah, pengguna jasa parkir bandara mengeluhkan tarif parkir yang sangat tinggi.   

    Pria bernama Reza Irdinansyah itu meminta agar Menteri Perhubungan dan Menteri BUMN meninjau kembali tarif parkir di Bandara Soekarno-Hatta. "Karena krg tahu tarif tsb saya terpaksa harus menjaminkan STNK mobil krn tidak bisa membayar tarif parkir senilai Rp 1.327.000 selama 6 hari 14 jam."

    Dalam postingannya, Reza juga mengunggah karcis pembayaran parkir sebesar Rp 1.327.000 dan tanda terima barang STNK sebagai jaminan.

    Febri mengatakan kasus ini terjadi karena kesalahan pengguna jasa bandara yang tidak jeli dalam menggunakan parkir kendaraan. "Kan semestinya sudah tahu jika akan menginap sampai 6 hari, dia seharusnya menggunakan parkir inap, bukan parkir reguler," kata Febri.

    Baca: Bogor Bakal Uji Coba Parkir Meter di Dua Jalan Protokol Ini

    Menurut Febri, tarif parkir inap dan reguler di Bandara Soekarno - Hatta berbeda. "Lebih hemat parkir inap jika kendaraan harus menginap," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.