Ditinggal Sandiaga Uno, Ketua OK OCE Sebut Pendaftar Melonjak

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat meresmikan Gerai Tani OK OCE di Pusat Pelatihan Pertanian, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa, 7 Agustus 2018. TEMPO/Adam Prireza

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat meresmikan Gerai Tani OK OCE di Pusat Pelatihan Pertanian, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa, 7 Agustus 2018. TEMPO/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO) Faransyah membantah jika program itu gagal setelah ditinggalkan Sandiaga Uno.

    Baca: Beda Nasib OK OCE Kalibata, OK OCE Mart di Rawamangun Laris Manis 

    Menurut Faransyah, sejak Sandiaga Uno menanggalkan jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta dan mengikuti pemilihan presiden 2019, jumlah peserta OK OCE justru meningkat. Ia mengatakan sejak 10 Agustus hingga 7 September, total peserta baru OK OCE mencapai 3.667 orang.  

    "Data ini berdasarkan https://okoce.me, dengan total anggota di seluruh Indonesia sebanyak 51 ribu lebih," ujar Faransyah melalui pesan singkat, Sabtu, 8 September 2018. 

    Program OK OCE disebut terbengkalai sepeninggal Sandiaga setelah OK OCE mart di Kalibata tutup. Bahkan ditemukan barang kedaluwarsa di gerai itu sebelum akhirnya tutup. 

    Rilis dari Tim Humas Publik PGO OK OCE membantah OK OCE mart Kalibata tutup. Gerai itu pindah lokasi karena harus menyewa lahan.   

    “Karena sekarang kan keadaan ekonomi turun, omzet mereka juga turun jadi mereka sekarang lagi mencari lokasi lain," kata Sandiaga Uno, seperti dikutip rilis itu. 

    Gerai OK OCE Mart di Kalibata menurut Sandiaga awalnya tidak bayar sewa, sekarang harus bayar sewa. "Saya selalu ingatkan bahwa bisnis itu naik turun, nah OK OCE Mart yang di kalibata ini mereka awalnya tidak menyewa dan sekarang ini harus menyewa lahan dan menyewa lahan itu berat. Jadi nggak tutup mereka mau pindah," kata Sandiaga.

    Faransyah menegaskan bahwa gerakan OK OCE tetap berlanjut. Peningkatan jumlah anggota menjadi buktinya, walaupun Sandiaga Uno sebagai sosok dan maskot OK OCE sudah tidak menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. 

    Program One Kecamatan One Center for Enterpreneurship atau OK OCE merupakan janji kampanye Anies Baswedan - Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Program yang bertujuan meningkatkan jumlah wirausahawan ini gencar digaungkan Sandiaga saat masih menjabat. 

    Sandiaga bahkan menjanjikan insentif berupa umroh dan jalan-jalan ke Bangkok serta Bali bagi pendaftar OK OCE. "Tapi itu hanya untuk pendaftar nomor urut 39.9998, 39.999, 40.001, dan 40.002," kata Sandiaga beberapa waktu lalu.

    Menurut Faransyah, Gubernur Anies Baswedan telah menyampaikan komitmen penuh untuk mendukung program ini. 

    Baca: Disebut Jual Barang Kedaluwarsa, OK OCE Mart di Kalibata Tutup

    Kepala Dinas UMKM DKI Jakarta Irwandi juga mengatakan Peraturan Daerah soal program OK OCE sudah jadi dan masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sehingga, OK OCE akan menjadi program 5 tahunan dan program jangka panjang. "Program ini akan menghasilkan 40 ribu wirausahawan baru dalam waktu satu tahun dan 200 ribu usahawan dalam jangka waktu lima tahun," ujar Irwandi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.