MRT Bangun Taman di Atas Stasiun Dukuh Atas

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampakan Taman Dukuh Atas yang dibangun di atas stasiun bawah tanah Dukuh Atas, Ahad, 9 September 2018. Di area taman itu berdiri bangunan cooling tower & ventilation tower (CTVT) dan pedestrian. TEMPO/Lani Diana

    Penampakan Taman Dukuh Atas yang dibangun di atas stasiun bawah tanah Dukuh Atas, Ahad, 9 September 2018. Di area taman itu berdiri bangunan cooling tower & ventilation tower (CTVT) dan pedestrian. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Mass Rapid Transit ( MRT ) Jakarta membangun taman di atas stasiun kereta bawah tanah Dukuh Atas. Saat ini pembangunan taman sudah dalam tahap finalisasi. "Tinggal sedikit lagi," kata seorang pekerja yang tak mau disebut namanya, Ahad, 9 September 2018.

    Baca:Wow, Konstruksi MRT Jakarta Tahan Gempa Magnitudo 9

    Menurut pekerja itu, PT Hutama Karya sebagai kontraktor, tinggal menyelesaikan pedestrian yang ditargetkan rampung 15 September 2018.

    Taman Dukuh Atas itu berada di antara Stasiun Sudirman dan Stasiun BNI City. Persisnya di samping Hotel All Seasons, Jalan Talang Betutu, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Stasiun ini terdiri dari tiga lantai. Menurut pekerja tadi, lantai paling atas stasiun yang disulap menjadi Taman Dukuh Atas. Taman akan ditanami rerumputan.

    Berdasarkan pantauan Tempo, bagian tengah stasiun itu sudah ditanami rumput. Tampak juga beton menutupi rumput yang dibuat agak tinggi. Dengan begitu, masyarakat dapat duduk di sana seperti duduk di bangku taman. Namun, saat ini sisi pinggir taman penuh dengan material bangunan, seperti semen dan tumpukan batu alam. Di sekeliling lokasi proyek juga masih terpasang pagar seng.

    Di area itu akan dibangun pedestrian untuk pejalan kaki yang ditargetkan selesai 15 September. Ada tangga yang menghubungkan kawasan taman dengan pedestrian. "Taman ini gratis dipakai masyarakat. Penggunaannya sekitar Maret atau April 2019," ujar dia. "Taman sudah bagus. Bisa buat santai-santai dan malam mingguan."

    BACA:Melihat Kereta MRT Jakarta Diproduksi: Tak Lagi Mirip Jangkrik

    Di area taman dibangun juga cooling tower & ventilation tower (CTVT). Bangunan dilapisi batu alam coklat itu berfungsi sebagai ventilasi udara di dalam stasiun MRT dan terowongan Dukuh Atas. Di dalam CTVT itu terpasang pompa pemadam dan generator set.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.