Jumat, 21 September 2018

Terjadi Lagi, Ini 3 Kasus Kematian Karena Overdosis di Diskotek

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Mayat

    Ilustrasi Mayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menyatakan masih menyelidiki sebab pasti kematian Ingot Junardi Simatupang. Tamu Diskotek Golden Crown, Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, ini mengalami kejang lalu tewas pada Minggu 9 September 2018.

    Baca berita sebelumnya:
    Tamu Diskotek Golden Crown Tewas, Overdosis Long Island? 

    Ingot dikabarkan sempat dibawa ke rumah sakit, namun tetap tak tertolong.  “Dokter menyatakan korban meninggal dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin 10 September 2018.

    Dugaan sementara, Ingor menenggak terlalu banyak minuman keras jenis Long Island. Karena dia mengalami kejang tak lama setelah meminum itu di lounge Golden Crown.

    Baca juga:
    Tongkrongan 1980-an Sandiaga Uno, dari Basket Sampai Diskotek

    Kematian Ingot mengingatkan pada dua kasus kematian tamu diskotek sebelumnya yang pernah terungkap. Satu di antaranya bahkan mengantar kepada sanksi penutupan diskotek dan pencabutan izinnya. Berikut keduanya itu,

    #2 April 2018
    Sudirman (47 tahun), tamu Diskotek Exotic, diantar ke Rumah Sakit Husada sudah tak bernyawa. Sudirman diduga mengalami overdosis narkoba. Sedang keterangan dari manajemen Exotic menyebut Sudirman datang ke diskotek itu usai merayakan pesta ulang tahun bersama teman-temannya di sebuah hotel. Namun, lewat investigasi yang dilakukannya Gubernur Anies Baswedan menyatakan cukup bukti adanya peredaran narkotika sehingga izin diskotek itu dicabutnya per 15 April.  

    Baca juga:
    Diskotek Illigals Ganti Nama, Satpol PP: Izinnya Lengkap

    #31 Maret 2018
    Mayat seorang perempuan ditemukan di saluran air depan PT Transporindo Lima Perkasa, Cilincing, Jakarta Utara. Perempuan yang belakangan diketahui bernama Cutfil Margaret, 30 tahun, itu diduga tewas setelah terjatuh karena mabuk. Menurut hasil autopsi, korban positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu atau ekstasi. Diduga, korban menenggak jenis narkoba itu dan minuman keras di tempat kerjanya di Rock & Goal Sport Bar & Kitchen, Jakarta Utara. Ditemukan luka memar di bagian kepala Margaret. Diduga luka tersebut disebabkan oleh benturan keras dengan dinding selokan. Selain itu, ditemukan lumpur hitam di saluran napas hingga terhirup ke paru-paru.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.