Minggu, 23 September 2018

Koalisi Pejalan Kaki Kritik Truk Brimob Parkir di Trotoar Thamrin

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koalisi Pejalan Kaki kritik dua truk Brimob parkir di trotoar Jalan Thamrin, Rabu, 12 September 2018. instagram.com/koalisipejalankaki

    Koalisi Pejalan Kaki kritik dua truk Brimob parkir di trotoar Jalan Thamrin, Rabu, 12 September 2018. instagram.com/koalisipejalankaki

    TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi Pejalan Kaki mengkritik dua truk Brimob yang diparkir di trotoar dekat Kedutaan Besar Jepang, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu, 13 September 2018.

    Baca: Parkir Sembarangan, Ojek Online Ditilang dan Dihukum Push Up

    "Kami kecewa kok truk diparkir di trotoar yang baru selesai dibangun," kata koordinator Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus saat dihubungi, Rabu sore.

    Dua truk besar tesebut diparkir di trotoar sejak Rabu pagi. Anggota koalisi melihat kedua truk tersebut, lalu memfoto dan mengunggahnya ke akun Instagram Koalisi Pejalan Kaki.

    "Ternyata trotoar baru, bisa muat parkir 2 kendaraan truk #tamasyatrotoar," tulis akun Instagram @koalisipejalankaki sekitar pukul 11.00.

    Sejak foto itu diunggah, warganet ramai membicarakannya. Akhirnya, polisi memindahkan dua truk tersebut dua jam setelah foto diunggah di akun Instagram.

    Alfred mengatakan polisi berdalih bahwa dua truk tersebut diparkir dengan alasan diskresi. Sebab, di lokasi tempat parkir dua truk tersebut ada unjuk rasa buruh. "Alasannya diskresi dan kalau di parkir di jalan akan menimbulkan kemacetan," ujarnya.

    Baca: Soal PKL, Satpol PP Imbau Warga Jakarta Tak Transaksi di Trotoar

    Menurut Alfred, penempatan truk di trotoar tetap tidak tepat. Alasannya, ketahanan konstruksi trotoar dan jalan berbeda. Trotoar, kata Alfred, lebih ringkih dibandingkan konstruksi jalan.

    "Apalagi di trotoar dalamnya ada lubang utilitas atau drainase," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.