Sabtu, 22 September 2018

Suami Tembak Istri, Kenali Perbedaan Airsoft Gun dan Air Gun

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah barang bukti senjata api, 'airgun', dan 'airsoft gun' ilegal beserta para tersangka diperlihatkan saat gelar perkara di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, 15 November 2015. ANTARA FOTO

    Sejumlah barang bukti senjata api, 'airgun', dan 'airsoft gun' ilegal beserta para tersangka diperlihatkan saat gelar perkara di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, 15 November 2015. ANTARA FOTO

    3. Tenaga Penggerak.

    Baterai, spring atau per, dan green gas menjadi tenaga penggerak untuk melontarkan peluru dari airsoft gun. Agus menerangkan penggunaan tenaga penggerak tersebut karena kecepatan peluru airsoft gun jenis pistol hanya dibatasi hanya 300 - 350 feet per second (FPS) saja. Sehingga jika terkena tubuh, tak akan ada luka serius yang timbul.

    Simak juga : Kisruh Lahan Shelter Warga Bukit Duri, Sekda DKI: Terkait Dasar Kepemilikan

    Sedangkan air gun memiliki tenaga penggerak berjenis gas CO2. FPS yang dihasilkan dari tenaga penggerak itu bisa mencapai 900 FPS untuk jenis pistol. Dengan kecepatan seperti itu, peluru gotri yang ditembakan bisa sampai memecahkan kaca mobil.

    "FPS air gun mirip-mirip senjata api," Agus menambahkan. Soal efek ke tubuh, tentu ada faktor jarak tembak, dan contoh nyata adalah luka-luka yang dialami Yunita, dalam kasus suami tembak istri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.