Minggu, 23 September 2018

Tersangka Narkoba, Ozzy Albar Ditangkap Bersama Seorang Wanita

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya merilis kasus penyalahgunaan narkoba Fauzi Albar alias Ozzy Akbar, 13 September 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya merilis kasus penyalahgunaan narkoba Fauzi Albar alias Ozzy Akbar, 13 September 2018. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menetapkan Fauzi alias Ozzy Albar sebagai tersangka kasus kepemilikan ganja. Mulai hari ini, Kamis, 13 September 2018, anak musikus Ahmad Albar itu resmi menjalani penahanan di Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Metro Jaya.

    Baca: Positif Ganja, Sabu, Ekstasi, Keterangan Ozzy Albar Berubah-ubah

    "Tersangka OA (Ozzy Albar) mulai hari ini kami lakukan penahanan," kata Argo di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

    Argo mengatakan Ozzy Albar ditangkap pada Senin lalu sekitar pukul 01.00 di sebuah anjungan tunai mandiri (ATM) di kawasan Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan. Ozzy ditangkap di dalam mobil saat menunggu teman wanitanya, yang berinisial NB, mengambil uang di ATM.

    Dari saku sebelah kanan Ozzy, polisi menemukan barang bukti 2,66 gram ganja. "Ozzy dan temannya positif narkoba jenis ganja dan sabu," ucapnya.

    Kepala Subdirektorat II Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Doni Alexander mengatakan polisi awalnya kesulitan menggali keterangan dari Ozzy setelah ditangkap. "Awalnya berbelit-belit. Baru kemarin bisa kami gali keterangan darinya," ujarnya.

    Baca: Kecanduan, Ozzy Albar Konsumsi Narkoba Sejak 10 Tahun Lalu

    Kini Ozzy Albar terancam hukuman penjara paling lama empat tahun. Pada 10 Juli 2018, adik Ozzy, aktor Fachri Albar, dijatuhi vonis tujuh bulan rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat karena kasus penyalahgunaan narkoba.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.