Senin, 19 November 2018

Jimly Asshiddiqie Berhasil Turunkan Agus Tower

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan ketua MK Jimly Asshidiqie membujuk pria yang diketahui bernama Agustinus Woro untuk turun dari atas tiang papan reklame setinggi 20 meter di dekat Fly Over Pasar Rebo, Jakarta Timur, 13 September 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Mantan ketua MK Jimly Asshidiqie membujuk pria yang diketahui bernama Agustinus Woro untuk turun dari atas tiang papan reklame setinggi 20 meter di dekat Fly Over Pasar Rebo, Jakarta Timur, 13 September 2018. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Agustinus Woro alias Agus Tower yang berada di puncak reklame setinggi 20 meter dekat jembatan atau flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur, berhasil diturunkan Kamis sore, 13 September 2018. Setelah bertahan 40 jam, Agus akhirnya bersedia turun setelah mantan ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie datang dan membujuknya.

    Bace berita sebelumnya:
    Tahu Namanya Disebut, Jimly Asshiddiqie Bantu Turunkan Agus Tower dari Reklame

    "Setelah dibujuk, dia akhirnya mau diturunkan dengan baik-baik dibantu petugas Damkar Jakarta Timur," kata Jimly seusai berdiskusi dengan Agus Tower di pos polisi sekitar lokasi Agus memanjat reklame, Kamis 13 September 2018.

    Agus Tower telah memajat papan reklame itu sejak Rabu dini hari, 12 September 2018, sekitar pukul 03.00. Sejak pagi itu pula petugas unit pemadam kebakaran Jakarta Timur sudah berupaya mengajaknya turun tapi tak berhasil.

    Baca:
    Panjat Reklame, Agustinus Ingin Bertemu Mahfud MD

    Agus membawa serta tiga spanduk bertuliskan "Anak yatim bukan anak anjing, bubarkan KPAI antek-antek asing","Jangan bunuh anak yatim dengan miras dan motor dinasmu oknum TNI", dan "Presiden, DPR, MPR, homo lesbi bencong. Selamat datang raja-raja, ratu, kepala suku Joko-Joko adat".

    Selain membawa spanduk, lelaki tersebut juga mencoret dinding reklame dengan tulisan DPD, DPR, MPR, homo lesbi. Ia juga mengenakan pengikat kepala, mengibarkan bendera merah putih dengan sebatang bambu, dan berteriak-teriak.

    Baca juga:
    Viral Pemerasan Modus Narkoba, Ini Saran LBH untuk Korban

    Berdasarkan komunikasi dengan petugas, Agus terungkap menuntut bisa bertemu dengan Mahfud MD, Jimly, Kontras dan KPAI. Itu sebabnya Jimly datang Kamis sore sekitar pukul 17.45. " Saya melihat di media, dia mau turun kalau saya atau prof Mahfud datang," ujar Jimly.

    Agus memanjat bukan kali ini saja. Agus juga pernah memanjat sebuah papan reklame di Jalan Panjang, Kedoya, Jakarta Barat pada Jumat 16 Desember 2016. Sepekan sebelumnya, dia berada di puncak reklame di depan Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.