Rabu, 14 November 2018

Dugaan Penggelapan oleh Roy Suryo, Polisi Tolak Laporan Frits

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Roy Suryo setelah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu 4 Februari 2017. Tempo / Arkhelaus

    Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Roy Suryo setelah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu 4 Februari 2017. Tempo / Arkhelaus

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Jakarta Selatan menolak laporan Frits Bramy Denial terkait dengan dugaan penggelapan aset negara oleh mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau Roy Suryo, Jumat, 14 September 2018.

    Baca:
    JK Bingung Dugaan Ribuan Barang Kemenpora Diangkut Roy Suryo

    Kuasa hukum Frits, Muhammad Zakir Rasyidin, mengatakan laporannya ditolak karena kliennya bukan pihak yang menjadi korban.

    "Harus kementerian terkait yang melaporkan," kata Zakir setelah mendatangi Polres Jakarta Selatan.

    Baca juga:
    Transmart Carrefour Cilandak Kebakaran, Ini Penyebabnya

    Namun, kata dia, polisi tetap menerima kedatangannya sebagai bentuk aduan warga negara terkait dengan dugaan penggelapan dan pencurian aset negara tersebut. "Jadi hari ini kedatangan kami diterima sebagai bentuk pengaduan warga terhadap dugaan kasus ini," ujar Zakir.

    Menurut dia, barang bukti yang dibawanya telah memenuhi unsur. Sebab, dia membawa salinan 3.226 barang negara yang diduga masih berada di tangan Roy Suryo hasil dari audit Badan Pemeriksa Keuangan. "Sebab, kerugian karena aset yang belum dikembalikan itu ditaksir mencapai Rp 9 miliar," ucapnya.

    Baca juga:
    Pembunuhan di Cileungsi, Ini Motif YS Potong Kelamin Korban

    Frits mengatakan meminta kepolisian menyelidiki aduannya terkait dengan dugaan penggelapan aset oleh Roy Suryo. Sebab, dugaan penggelapan itu telah bergulir ke publik. "Dugaan tindak pidananya sudah ada. Tinggal tugas kepolisian untuk menyelesaikan masalah ini," kata Frits.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?