Operasi Berantas Narkoba, Polres Jaksel Fokus Pasar Manggis

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepolisian Resor Jakarta Selatan menggelar apel Operasi Nila Jaya 2018, Sabtu, 15 September 2018. TEMPO/Lani Diana

    Kepolisian Resor Jakarta Selatan menggelar apel Operasi Nila Jaya 2018, Sabtu, 15 September 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Jakarta Selatan siap menjalankan Operasi Nila Jaya 2018 untuk memburu pengguna dan pengedar narkoba. "Operasi ini untuk menekan tindak pidana narkoba dengan harapan, jumlah tindak pidana ini bisa menurun," kata Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Indra Jafar dalam apel Operasi Nila Jaya, Sabtu, 15 September 2018.

    Baca: Kasus Narkoba Richard Muljadi, Bareskrim Peringatkan Polisi Polda

    Menurut Indra, 90 persen tahanan narkoba di Jakarta mendekam di Polres Jakarta Selatan. Perburuan akan dilakukan di tempat-tempat ramai seperti permukiman penduduk, sekolah, dan lokasi terbuka yang biasa dipakai berkumpul.

    Salah satu tempat yang menjadi perhatian adalah kawasan Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan. Pagi ini jajaran satuan reserse narkoba Polres Jakarta Selatan menyambangi kawasan itu.

    Tim bergerak ke lokasi pertama dan menelusuri Jalan Lingkar Pasar Rumput, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan pukul 08.24 WIB. Polisi bersama dengan perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) DKI Jakarta dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyisir permukiman di RW 02 dan RW 03 di kawasan itu.

    Baca: Viral Pemerasan Modus Narkoba, Begini Cerita yang Tersebar

    Indra mengatakan, sekitar 100 personel gabungan dikerahkan untuk Operasi Nila Jaya 2018. Tim gabungan terdiri dari Komando Distrik Militer (Kodim), BNN DKI, dokter dari IDI, Satpol PP, dan Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.