Sabtu, 22 September 2018

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Bentrokan Dua Ormas di Gandaria

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tawuran/perkelahian. (kikiandi)

    Ilustrasi tawuran/perkelahian. (kikiandi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan telah mengantongi identitas pelaku bentrokan antarorganisasi kemasyarakatan (ormas) di kawasan Gandaria, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa malam, 11 September 2018 lalu.

    "Anggota sudah mengidentifikasi orang dan tempatnya sudah diketahui," kata Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Indra Jafar di Jakarta, Sabtu, 15 September 2018, tentang bentrokan tersebut.
    Baca : Polisi Sebut Bentrokan Antarkelompok di Gandaria Tidak Ada Korban

    Namun, ia belum dapat memastikan apakah anggotanya telah menangkap oknum anggota ormas yang terlibat bentrokan atau belum.

    Indra menegaskan polisi akan menindak tegas anggota ormas yang terlibat bentrokan dan melanggar hukum.

    Selain yang melakukan pengrusakan fasilitas umum, ia menyatakan polisi akan mempidanakan anggota ormas yang menjadi provokator sehingga menimbulkan keributan.

    Indra menekankan agar pimpinan maupun pengurus ormas menyerahkan pelaku yang diduga terlibat pengrusakan sebelum polisi menjemput paksa.
    Simak juga :
    Anggota DPRD DKI Ini Sebut Partai Pengusung Belum Setor Calon Wagub DKI Jakarta

    Sebelummya, dua ormas yakni Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR) terlibat bentrokan di wilayah Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang yang merembet ke wilayah Jakarta Selatan pada Selasa malam, 11 September 2018 .

    Meskipun tidak ada korban jiwa dalam bentrokan tersebut, tapi sejumlah oknum ormas itu merusak gardu pos di kawasan Gandaria, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.