Pencuri Kuras Harta di Rumah Roro Fitria di Jagakarsa

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Roro Fitria ditangkap anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya terkait pemesanan narkotika berjenis sabu kepada seorang fotografer, pada 13 Februari kemaren. instagram.com

    Artis Roro Fitria ditangkap anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya terkait pemesanan narkotika berjenis sabu kepada seorang fotografer, pada 13 Februari kemaren. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah artis Roro Fitria di Perumahan Patio Residence, Jalan Durian, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dimasuki pencuri pada Rabu, 19 September 2018. Uang Rp 500 ribu, telepon genggam, dan sejumlah perhiasan raib.

    Baca:
    Dua Dakwaan Jaksa untuk Kasus Narkoba Roro Fitria
    Begini Roro Fitria dan Tio Pakusadewo Saling Dukung di Tahanan

    “Kasus ini sedang kami selidiki,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Stefanus Tamuntuan saat dihubungi, Kamis 20 September 2018.

    Pencuri diduga masuk lewat gudang yang berada di lantai dua rumah itu. Dugaan ini berdasarkan kondisi jendela dan teralisnya yang rusak bekas dicongkel secara paksa.

    Pelaku diduga masuk ke kamar Roro Fitria. Kamar itu terlihat berantakan dan perhiasan milik artis yang sedang menjalani proses hukum karena kasus narkoba itu hilang. "Pencurian ini awalnya diketahui oleh pembantu," kata Stefanus sambil menambahkan penyelidikan dilakukan Polsek Jagakarsa.

    Baca juga:
    Polisi Selidiki Insiden Al Ghazali, Ini Bedanya dengan Kasus Dul

    Polisi, kata Stefanus, telah meminta keterangan dari dua orang saksi dalam kasus ini, yakni pembantu korban, Sarofah, 30 tahun, dan asisten Roro Fitria, Esti Valentina, 33 tahun. Polisi juga berusaha menelusuri jejak si pencuri lewat rekaman Kamera CCTV. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.