Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Diarak Sore Ini

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wali Kota dan wakil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi-Tri Adianto periode 2018-2023. Foto: Facebook

    Calon Wali Kota dan wakil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi-Tri Adianto periode 2018-2023. Foto: Facebook

    TEMPO.CO, Bekasi – Rahmat Effendi-Tri Adhianto dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi periode 2018-2023 oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Bandung, Kamis pagi, Kamis, 20 September 2018.

    Baca juga: Ahmad Syaikhu Siap Dampingi Anies Baswedan, Ini Modalnya

    Setelah dilantik, Rahmat-Tri akan diarak di pusat Kota Bekasi, terutama sepanjang  Jalan Ahmad Yani, pukul 17.00 WIB. Untuk prosesi itu, Dinas Perhubungan Kota Bekasi menutup sementara Jalan Ahmad Yani.

    “Waktu penutupan tentatif, tergantung kedatangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota," kata Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas PerhubunganKota Bekasi, Johan Budi Gunawan, Rabu, 19 September 2018.

    Ia mengatakan, jika berjalan biasa tak memakan waktu hingga 30 menit. Namun, yang dikhawatirkan banyak masyarakat meminta swafoto. Hal ini otomatis memperpanjang waktu perjalanan menuju ke titik akhir arak-arakan di Kantor Wali Kota Bekasi.

    Johan mengatakan, pihaknya menyiapkan rekayasa lalu lintas selama proses penutupan sementara. Sebab, penutupan dimulai di titik simpang Bekasi Cyber Park sampai simpang Juanda, dan bundaran Summarecon Bekasi.

    Menurut dia, pengguna jalan dari arah tol Bekasi Barat ke Jalan Juanda atau Sudirman diarahkan menuju ke Jalan M. Hasibuan-Veteran-Rawatembaga-Juanda. Sedangkan pengguna jalan dari Jalan KH. Noer Alie bisa menggunakan akses yang sama atau masuk ke Jalan Tawes Raya-Ciremai-Guntur Raya-Sudirman.

    Baca juga: Kerepotan, Anies Baswedan Minta Wagub DKI Segera Ditentukan

    Sedangkan dari arah Summarecon dialihkan menggunakan Jalan Perjuangan karena jembatan Summarecon ditutup. Ratusan anggota Dinas Perhubungan dibantu oleh aparat kepolisian akan melakukan pengaturan lalu lintas selama rekayasa tersebut.

    Sejumlah warga Bekasi meminta penutupan arak-arakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi tak berlangsung lama. Sebab, pada malam hari merupakan jam padat kendaraan. Dengan begitu, jalur alternatif akan mengalami kepadatan yang luar biasa. "Sebenarnya sama seperti car free day, bedanya ini hari kerja, pemerintah harus bijak juga," kata warga Bekasi Jaya, Rizal Anwar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.