Dede Idol Mengaku Uang Hasil Curian untuk Biaya Sekolah Anak

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaku spesialis pecah kaca yang juga Finalis Indonesia Idol 2008 Dede Richo (tengah) memperagakan cara melakukan aksi pencurian dengan modus pecah kaca saat pers rilis di Mapolsek Serpong, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu 19 September 2018. Alasan kebutuhan ekonomi yang menyebabkan Dede Richo beralih profesi menjadi pencuri dibantu sang adik DFO alias Bryan, dan menurut pengakuannya dirinya sudah sepuluh kali melakukan aksi pecah kaca mobil di kawasan Serpong. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    Pelaku spesialis pecah kaca yang juga Finalis Indonesia Idol 2008 Dede Richo (tengah) memperagakan cara melakukan aksi pencurian dengan modus pecah kaca saat pers rilis di Mapolsek Serpong, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu 19 September 2018. Alasan kebutuhan ekonomi yang menyebabkan Dede Richo beralih profesi menjadi pencuri dibantu sang adik DFO alias Bryan, dan menurut pengakuannya dirinya sudah sepuluh kali melakukan aksi pecah kaca mobil di kawasan Serpong. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Polisi menangkap Dede Richo alias Dede Idol, 29 tahun, terkait kasus pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil. Dede adalah Finalis Indonesian Idol musim V 2008. Selain Dede, polisi juga membekuk sang kakak, Deni Fredla Ochrels, 34 tahun. 

    Baca: Terlibat Pencurian, Dede Richo Finalis Indonesia Idol Ditangkap

    Polisi menangkap abang adik itu di sebuah koks-kosan di kawasan Tangerang pada 18 September lalu. Dalam penangkapan itu polisi terpaksa menembak kaki Dede dan kakaknya karena melawan dan berusaha kabur. “Kedua pelaku diberikan tindakan tegas terukur di kakinya,” Kepala Kepolisian Resor Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Besar Ferdy Irawan, Rabu, 19 September 2018.

    Kepada polisi, Dede dan Deni tidak membantah tuduhan itu. Bahkan mereka mengaku sudah sepuluh kali melakukan kejahatan di wilayah Kota Tangerang Selatan, Jakarta Selatan, dan Kabupaten Tangerang.  

    Kepala Polsek Serpong, Komisaris Dedy Kurniawan mengatakan, saat melancarkan kejahatan, membasahi keramik pecahan busi dengan ludah lalu melemparkan ke kaca mobil sasaran. Selanjutnya, kaca yang retak itu didobrak lalu pelaku menjarah isi mobil.

    Dede mengaku, mempelajari modus itu dari tayangan di youtube. “Saya hanya butuh waktu kurang-lebih sepuluh detik," ujar Dede di kantor Polsek Serpong. Uang hasil kejahatan digunakan untuk membiayai sekolah anaknya.

    Dede Idol dan kakaknya dikenakan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Polisi menyita barang bukti lima mata besi untuk memecahkan kaca, pecahan keramik busi untuk memecahkan kaca, satu tas berisi sebuah drone DJI Mavic Pro, serta sebuah sepeda motor matic Honda Beat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.