Penyusupan ke Depo MRT, Kereta Baru Jadi Korban Vandalisme

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa rangkaian kereta MRT di Depo Lebak bulus, Jakarta Selatan, 12 April 2018. Rangkaian kereta ini tiba di Depo MRT Lebak Bulus sekitar pukul 03.00 Kamis dinihari.  TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas memeriksa rangkaian kereta MRT di Depo Lebak bulus, Jakarta Selatan, 12 April 2018. Rangkaian kereta ini tiba di Depo MRT Lebak Bulus sekitar pukul 03.00 Kamis dinihari. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu kereta Mass Rapid Transportation (MRT) menjadi korban aksi vandalisme. Kereta yang belum juga beroperasi itu dicorat-coret dan diwarnai di satu sisinya dengan tulisan dan warna dominan ungu, merah muda, serta hijau. 

    Baca:
    Asian Games 2018 Kelar, MRT Kebut Lagi Pekerjaan Konstruksi

    “Tim keamanan dari kontraktor di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menemukannya tadi pagi pukul 07.30,” ujar Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah dalam siaran pers, Jumat  21 September 2018. 

    Tubagus mengatakan pelaku aksi vandalisme itu memanjat dinding Depo Lebak Bulus yang berbatasan dengan permukiman. Pengusutan atas penyusupan tersebut diserahkan sepenuhnya ke kepolisian setempat.

    Kereta MRT Jakarta yang masih baru di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menjadi korban vandalisme, Jumat 21 September 2018. PT MRT dan kontraktor segera melaporkannya ke kepolisian. Dok MRT Jakarta

    Tubagus mengatakan saat ini kereta yang menjadi bagian dari pengadaan senilai Rp 1,2 triliun tersebut belum diserahterimakan kepada PT MRT. Sehingga, tanggung jawab atas coretan itu masih sepenuhnya di tangan kontraktor pengadaan rangkaian kereta. 

    Baca juga:
    Cuaca Ekstrem, Bandara Soekarno - Hatta Imbau Penumpang Waspada

    Untuk mencegah hal tersebut tak terjadi lagi, Tubagus mengatakan kontraktor akan meningkatkan level keamanan di sekitar Depo Lebak Bulus. Di antaranya dengan menambah jumlah CCTV, menambah jumlah personel kemanan, meningkatkan waktu patroli, dan meninggikan dinding.

    Selain itu, Tubagus menambahkan, PT MRT dan kontraktor juga akan menggelar investigasi soal vandalisme di gerbong kereta tersebut. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.