Jumat, 16 November 2018

Agung Yulianto, Pengusaha Herbal Jadi Calon Wagub DKI Jakarta

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Umum DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto di masa Pilkada DKI 2017 lalu. Nama Agung termasuk yang disodorkan PKS sebagai pengganti Sandiaga Uno sebagai Wagub DKI Jakarta. Sumber: DPW PKS DKI

    Sekretaris Umum DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto di masa Pilkada DKI 2017 lalu. Nama Agung termasuk yang disodorkan PKS sebagai pengganti Sandiaga Uno sebagai Wagub DKI Jakarta. Sumber: DPW PKS DKI

    TEMPO.CO, JakartaPresiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, mengatakan partainya mengajukan dua nama calon Wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. Keduanya ialah Ahmad Syaikhu, mantan Wakil Wali Kota Bekasi, dan Agung Yulianto, Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta.

    Baca:
    PKS Ajukan Dua Nama Calon Wagub DKI Jakarta, Gerindra: Tunggu Prabowo

    Nama yang pertama sudah cukup dikenal karena terlibat dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 lalu . Ahmad Syaikhu berpasangan dengan Sudrajat diusung oleh koalisi yang sama dengan di DKI, yakni Gerindra dan PKS. Pasangan yang menggunakan akronim Asyik ini bahkan berhasil mengumpulkan suara pemilih terbanyak kedua.  

    Nah, bagaimana dengan Agung Yulianto? Kepada Tempo, Agung menerangkan latar belakangnya sebagai lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dan berpengalaman menjadi auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. "Diharapkan bisa menjaga akuntabilitas, transparansi dan Good Corporate Governance," katanya, Jumat, 21 September 2018.

    Baca:
    Calon Wagub DKI Jakarta, Dua Kader PKS Ini Bersaing Modal

    Agung juga mengklaim dirinya pengusaha yang sukses, dan mampu memberdayakan masyarakat. Agung tercatat sebagai Direktur Utama PT Herba Penawar Alwahida Indonesia (HPAI), perusahaan bisnis jaringan halal di Indonesia yang fokus menyediakan produk-produk herbal sejak 2012.

    Sohibul mengatakan, kedua nama itu tinggal menunggu persetujuan Partai Gerindra. Sohibul menambahkan, dua nama itu bakal segera diajukan seiring dengan terbitnya Keputusan Presiden tentang pengunduran diri Sandiaga Uno sebagai Wagub DKI. Keppres telah diterima Gubernur Anies Baswedan pada Senin, 17 September 2018.

    Baca:
    Spanduk Tolak Wagub DKI Jakarta dari PKS, Gerindra: Tidak Etis

    Dua nama dari PKS sudah siap, tinggal minta tanda tangan Gerindra," kata Sohibul di depan rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Selasa malam 18 September 2018


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.