Parade Momo, Menpora Targetkan Ini di Asian Para Games 2018

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Momo, maskot Asian Para Games 2018, diarak dalam Parade Momo di Monas, Ahad, 23 September 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Momo, maskot Asian Para Games 2018, diarak dalam Parade Momo di Monas, Ahad, 23 September 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat membuka Parade Momo, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi menargetkan 16 mendali emas di perhelatan Asian Para Games 2018 bulan depan.

    Menpora Imam Nahrowi mengatakan target itu realistis dan dapat dicapai para atlet penyandang disabilitas Indonesia. "Kami juga menargetkan peringkat 7. Di Asian Para Games sebelumnya, kita peringkat 9," ujar Imam di Parade Momo di Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 23 September 2018.

    Baca : Parade Momo Sambut Asian Para Games 2018 Digelar di Monas

    Imam mengatakan semangat para atlet untuk meraih medali emas sangat besar. Hal itu, sudah terlihat sejak perhelatan Asean Para Games di Kuala Lumpur, Malaysia, 2017 lalu.

    Dia menambahkan saat itu para atlet berambisi menjadi peringkat 1. "Itu terbukti, mereka bahkan jadi juara umum," ujar Imam.

    Dikutip dari laman resmi Asian Para Games, Indonesia 2018 Asian Para Games atau INAPG 2018 adalah acara multi-olahraga internasional pertama di Asia, yang melibatkan atlet dengan berbagai disabilitas, yang diadakan di Indonesia.

    Dalam melanjutkan warisan dan kesuksesan Asian Games pertama di Indonesia pada tahun 1962, kota Jakarta dipilih sebagai lokasi dari multi-event ini pada tahun 2018.

    Simak juga :
    Dua Kereta Jadi Korban Aksi Vandalisme, Ada Kesamaan Pelaku?

    Ajang itu akan dilaksanakan pada 6-13 Oktober 2018 nanti. Jumlah negara yang akan berkompetisi di 18 cabang olahraga yang dipertandingkan di kompetisi ini adalah 43 negara. GBK akan menjadi lokasi utama pelaksanaan lomba tersebut.

    Lebih lanjut, Imam mengatakan Asian Para Games akan menjadi kesempatan para penyandang disabilitas ikut menaikkan harkat dan martabat bangsa Indonesia. Seperti halnya yang dilakukan atlet Asian Games bulan Agustus lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.