Sabtu, 20 Oktober 2018

Dinas Pendidikan Minta Honor Siswa Penari Ratoh Jaroe Dibagikan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petisi honor pelajar penari Ratoh Jaroe dalam Pembukaan Asian Games 2018 di situs Change.org

    Petisi honor pelajar penari Ratoh Jaroe dalam Pembukaan Asian Games 2018 di situs Change.org

    TEMPO.CO, JakartaPembagian sisa uang operasional Asian Games di sekolah-sekolah Jumat 21 September 2018 didahului rapat di Dinas Pendidikan. Para kepala sekolah dipanggil setelah ramai pemberitaan tentang honor yang belum diterima para siswa penari Ratoh Jaroe dan tarian lainnya saat pembukaan Asian Games yang lalu.

    Baca berita sebelumnya:
    Honor Penari Ratoh Jaroe Asian Games, Kepala SMAN 6: No Comment

    “Kami minta kepala sekolah menyelesaikan masalah ini dengan baik, cepat dan tuntas,” ujar juru bicara Dinas Pendidikan DKI Jakarta Junaidi mengungkapkan.

    Menurut Junaidi, Dinas Pendidikan tidak mengetahui perihal anggaran atau uang operasional yang didapat sekolah-sekolah dari panitia pelaksana Asian Games 2018, Inasgoc. Karena itu, ketika pemberitaannya ramai, kepala sekolah-sekolah yang terlibat dipanggil untuk menjelaskan.

    "Panggil siswa. Kalau mereka belum mendapatkan uangnya, maka kembalikan," ujar Junaidi mengulang kembali isi rapat pada Kamis 20 September 2018 tersebut.

    Baca:
    Sebelum Dibagikan, Siswa Penari Ratoh Jaroe Tak Tahu Ada Honor

    Junaidi mengatakan uang yang diberikan untuk siswa sebagian telah digunakan untuk operasional siswa selama latihan. Uang itu, kata dia, berdasarkan penjelasan sekolah dimanfaatkan untuk pengadaan transportasi, konsumsi dan biaya operasional lainnya selama siswa menjalani latihan. "Untuk rincian anggaran per sekolah saya belum tahu," ujarnya.

    Pembagian sisa uang operasional itu disaksikan Tempo dilakukan di dua sekolah yakni SMAN 70 dan 6 di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat. Ratusan siswa menerima sejumlah uang, sertifikat dan satu sekolah menambahkannya dengan jaket.

    Baca juga:
    Perjalanan KRL Mulai Normal Usai Kebakaran Trafo di Tanah Abang

    SMAN 70 melarang Tempo menyaksikan langsung proses pembagian. Sedang SMAN 6 membuatnya terbuka namun tidak disertai penjelasan detil oleh kepala sekolah. Padahal di sekolah itu berkembang pula keresahan dari para siswa tentang transparansi pembagian.

    “Saya no comment. Langsung saja ke Dinas Pendidikan,” kata Kepala SMAN 6 Jakarta Helmi Rosina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.