Suporter Persija yang Tewas Kerap Dilarang Nonton Laga Bola

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Batu nisan bertulisan Haringga S. bin Siloam T. dipenuhi dengan bunga oleh keluarga dan kerabatnya di Jatibarang, Indramayu. Haringga merupakan seorang suporter Persija yang tewas dikeroyok oknum bobotoh di Stadion GBLA, Bandung. Foto/twitter/InfokomJakmania

    Batu nisan bertulisan Haringga S. bin Siloam T. dipenuhi dengan bunga oleh keluarga dan kerabatnya di Jatibarang, Indramayu. Haringga merupakan seorang suporter Persija yang tewas dikeroyok oknum bobotoh di Stadion GBLA, Bandung. Foto/twitter/InfokomJakmania

    TEMPO.CO, Jakarta -Mayrisa Sirawari, 29 tahun, mengatakan adiknya, Haringga Sirila, 23 tahun, suporter Persija, telah sering dilarang menonton pertandingan sepakbola secara langsung oleh ibunya, Mirah, 60 tahun.

    “Memang mama suka ngomong ‘ngapain sih nonton-nonton. Udah nonton di rumah aja’ gitu,” kata Mayrisa kepada Tempo saat dihubungi pada Senin, 24 September 2018 soal adiknya yang kerap mendukung Persija tersebut.

    Baca : Tewas Dikeroyok, Suporter Persija Dimakamkan di Indramayu

    Menurut Mayrisa, Ari, panggilan Haringga, memang seorang pendukung fanatik klub sepakbola Persija. Ia tak pernah absen menonton pertandingan klub asal Jakarta itu. Setiap dilarang, kata Mayrisa, Ari selalu menjawab, “Udah, gak apa-apa mah. Tenang aja.”

    Ari tewas dikeroyok saat hendak menonton pertandingan antara Persija melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Ahad, 23 September 2018 sekitar pukul 13.00 WIB. Kepada Mayrisa, Ari hanya izin untuk main ke rumah rekannya di Bandung, sementara kepada ibunya ia izin untuk menyelesaikan pekerjaan dengan temannya.

    Ari kemudian berangkat seorang diri pada Ahad sekitar pukul 06.00 WIB dari rumahnya di daerah Bangun Nusa, Cikarang Timur, Jakarta Barat menuju Stasiun Gambir, Jakarta Pusat tanpa menggunakan atribut persija.“Kalau memang ketahuan mau nonton bola di Bandung juga ga ada yang izinin,” tutur Mayrisa.

    Menurut Mayrisa, pihak keluarga mendapat kabar ihwal tewasnya Ari pada Ahad malam. Ayah bersama suaminya pun langsung berangkat ke Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung, tempat Ari diotopsi, sementara ia bersama ibunya ke kampung halaman di Jatibarang, Indramayu.

    Simak :
    Jadi Calon Wagub DKI? Sara Djojohadikusumo: Biar Ada Emak-Emak

    Jenazah Haringga telah dimakamkan hari ini sekitar pukul 10.30 di Tempat Pemakaman Umum Desa Kebuken, Kecamatan Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan saat ini polisi sudah menangkap tujuh tersangka pengeroyokan terhadap suporter Persija itu. Mereka adalah Goni Abdulrahman, 20 tahun, Aditya Anggara (19), Dadang Supriatna (19), SMR (17), DFA (16), Budiman (41), dan Dani (20).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.