Ini Alasan Komedian Mudy Taylor Konsumsi Sabu

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mudy Taylor, baju oranye, di Polda Metro Jaya, Senin 24 September 2018. Komedian bernama lengkap Dhimas Mudiarto Ramelan Sutarto itu ditangkap karena konsumsi sabu. TEMPO/Lani Diana

    Mudy Taylor, baju oranye, di Polda Metro Jaya, Senin 24 September 2018. Komedian bernama lengkap Dhimas Mudiarto Ramelan Sutarto itu ditangkap karena konsumsi sabu. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Komedian Dhimas Mudiarto Ramelan Sutarto alias Mudy Taylor mengaku menggunakan narkoba karena tuntutan pekerjaan. Dengan mengonsumsi sabu, Mudy menyatakan bisa tetap bugar meski tak tidur selama satu atau dua hari.

    Baca:
    Begini Mudy Taylor Tambah Daftar Selebritas Terjerat Narkoba 2018

    “Yang bersangkutan menyampaikan bahwa ini untuk kenyamanan dalam bekerja,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin 24 September 2018.

    Kepada penyidik, Mudy Taylor juga mengaku telah menggunakan narkoba sejak 2003. Mudy, stand up comedian yang dikenal selalu tampil dengan gitarnya pernah menjadi aktor dalam sejumlah film, seperti Nenek Gayung (2012) dan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 (2016). Sebelumnya, dia juga sudah cukup tenar lewat program di sebuah stasiun radio.

    Polisi menemukan bukti narkoba jenis sabu seberat  0,18 gram di rumah Mudy di Jalan Kejayaan V, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Tangerang, dalam penangkapan Sabtu 22 September 2018. Selain sabu, polisi membawa barang bukti lain, yakni dua bong, dua cangklong, dua korek api gas modifikasi, dan dua telepon genggam.

    Baca:
    Suporter Persija Sweeping di Jalan Tol, Polisi: Hoax

    Argo menuturkan, hasil tes urine Mudy menunjukkan positif methaphetamine dan ampethamin. Diduga, bukti sabu yang disita adalah sisa yang telah dikonsumsi Mudy Taylor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?