Minggu, 16 Desember 2018

Kesaksian Pembuat Kicauan Twitter Ahmad Dhani yang Dipersoalkan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa musisi Ahmad Dhani menyaksikan saksi yang disumpah untuk memberikan keterangan dalam persidangan lanjutan dugaan ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 24 September 2018. Saksi fakta yang akan dihadirkan hari ini, juga sama seperti saksi di persidangan sebelumnya yang merupakan relawan Dhani ketika berkampanye di Bekasi. TEMPO/Nurdiansah

    Terdakwa musisi Ahmad Dhani menyaksikan saksi yang disumpah untuk memberikan keterangan dalam persidangan lanjutan dugaan ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 24 September 2018. Saksi fakta yang akan dihadirkan hari ini, juga sama seperti saksi di persidangan sebelumnya yang merupakan relawan Dhani ketika berkampanye di Bekasi. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani tak jadi menghadirkan ahli pidana dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin.

    Baca: Cuit Soal Ahok, Fahrul Mengaku Satu Pikiran dengan Ahmad Dhani

    Kuasa hukumnya menghadirkan Ashabi Ahyar, rekan sekaligus orang yang menulis dua cuitan di akun media sosial Ahmad Dhani yang menjadi persoalan dalam kasus ini, sebagai saksi fakta.

    “Saya kenal Mas Dhani sejak tahun 2012. Rekan bisnis,” ujar Ashabi dalam persidangan di PN Jakarta Selatan, Senin, 24 September 2018.

    Ashabi kemudian menjadi ketua tim relawan Ahmad Dhani semasa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi pada 2017. Pada saat itu, ia kerap memegang telepon seluler Dhani dalam beberapa acara, termasuk saat ia menulis cuitan pada 7 Maret 2017 lalu, yaitu “Sila Pertama KETUHANAN YME, PENISTA Agama jadi Gubernur...kalian WARAS??? -ADP.”

    Menurut Ashabi, ia mengirimkan konten cuitan tersebut kepada admin akun Twitter @ahmaddhaniprast, Bimo, menggunakan telepon seluler Dhani. Konten itu dikirimkan melalui aplikasi pesan pendek WhatsApp.

    Ashabi mengatakan, jika ia kirim konten tersebut menggunakan telepon seluler miliknya sendiri, Bimo sering kali tidak menggubris.

    “Kalau pakai WA Mas Dhani langsung diunggah (cuitannya),” tutur dia.

    Baca: Pengakuan Mengejutkan Ahmad Dhani Soal Pemicu Insiden Al Ghazali

    Ia pun mengatakan tidak pernah ada komplain dari Ahmad Dhani terkait cuitan tersebut. Ashabi juga mengatakan kalau Ahmad Dhani membebaskan relawan yang dititipkan telepon selulernya untuk mencuit apapun selama tidak mengandung hoax dan fitnah. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".