Anies Baswedan Akan Terima Pawai Obor Asian Para Games 2018

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) menerima obor api Asian Games di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Agustus 2018. Setelah menerima obor, Anies melanjutkan pawai obor dengan mengelilingi Balai Kota. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) menerima obor api Asian Games di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Agustus 2018. Setelah menerima obor, Anies melanjutkan pawai obor dengan mengelilingi Balai Kota. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta –  Pawai Obor Asian Para Games 2018 akan digelar di Jakarta pada hari ini, Minggu pagi 30 September 2018 dan diterima Gubernur Anies Baswedan.  Jakarta menjadi kota terakhir dari rangkaian pawai obor pesta olahraga disabilitas terbesar se-Asia itu. 

    "Obor akan diterima oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Turut hadir juga Menteri Pariwisata, Wakapolri, Ketua DPRD DKI Jakarta, Direktur Utama BRI, artis dan para atlet," ujar Rahmat Tri Yaniarto, anggota Divisi Ceremonies INAPGOC dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 29 September 2018. 

    Baca juga: Anies Baswedan Sebut Jakarta Siap Sambut Asian Para Games 2018

    Rahmat menjelaskan sebelumnya obor tersebut telah melewati tujuh kota, yakni Solo, Ternate, Makassar, Denpasar, Pontianak, Medan, dan Pangkalpinang.

    Pagi ini, obor akan diterima Anies Baswedan  Balai Kota, Jakarta Pusat. Setelah itu, obor akan dibawa secara estafet oleh 24 orang dari berbagai kalangan ke Bundaran Hotel Indonesia (HI).

    "Delapan atlet juga tercatat akan berpartisipasi sebagai pembawa obor terakhir," ujarnya. 

    Rahmat menerangkan Pawai Obor itu akan disertai dengan iringan kendaran yang akan melalui rute Jl. Imam Bonjol - Jl. HOS Cokroaminoto - Jl. HR Rasuna Said (Kuningan) - Jl. Casablanca - Jl. Dr Saharjo - Jl. Prof Dr Soepomo - Patung Pancoran - Jl. Gatot Subroto - Semanggi - Gedung DPR/MPR (Jl. Gatot Subroto) - Kemenpora (Jl. Gerbang Pemuda).

    Seperti di kota-kota sebelumnya, pada titik terakhir rangkaian kirab obor akan ada Paralympian Festival. 

    "Akan ada panggung hiburan yang akan dimeriahkan oleh teman-teman disabilitas dan perlombaan teman-teman disabilitas sebagai puncak acara dari pawai obor ini," ujar Rahmat Tri Yaniarto.

    Wakil Direktur Divisi Ceremonies INAPGOC Ainrika Armina menjelaskan setelah Pawai Obor itu selesai, obor akan mampir ke pelosok-pelosok Jakarta untuk menggaungkan semangat pesta olahraga disabilitas ke-3 di Asia ini.

    "Akan berputar ke kampung-kampung sampai tanggal 5 Oktober. Salah satu yang jadi pemenang kampung branding," ujar Ainrika.

    Dikutip dari laman resminya, Indonesia 2018 Asian Para Games atau INAPG 2018 adalah acara multi-olahraga internasional pertama di Asia, yang melibatkan atlet dengan berbagai disabilitas, yang diadakan di Indonesia. 

    Simak juga: Anies Baswedan Siapkan 270 Bus Lower Deck untuk Asian Para Games

    Dalam melanjutkan warisan dan kesuksesan Asian Games pertama di Indonesia pada tahun 1962, kota Jakarta dipilih sebagai lokasi dari multi-event ini pada tahun 2018.

    Acara itu akan dilaksanakan pada 6-13 Oktober 2018. Jumlah negara yang akan berkompetisi di 18 cabang olahraga yang dipertandingkan di kompetisi ini adalah 43 negara. GBK akan menjadi lokasi utama pelaksanaan lomba tersebut. Hari ini, Anies Baswedan menerima pawai obor di Balai Kota Jakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.