Minggu, 22 September 2019

Anies Baswedan Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Pagi Ini

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berfoto di depan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta. Dok.TEMPO/ Eko Siswono Toyudho

    Warga berfoto di depan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta. Dok.TEMPO/ Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memimpin upacara peringatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Monas Selatan, pagi ini.

    Baca: Karena Asian Para Games Anies Baswedan Teringat Ini  

    "Anies Baswedan akan jadi Inspektur Upacara," kutipan di jadwal Gubernur DKI Jakarta yang diterima Tempo, Senin, 1 Oktober 2018. 

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila akan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai negeri sipil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Upacara ini rutin digelar setiap tahun oleh Pemprov DKI Jakarta untuk memperkokoh Pancasila sebagai dasar negara. 

    Hari Kesaktian Pancasila merupakan peringatan ditumpasnya upaya kudeta Gerakan 30 September 1965 atau dikenal dengan peristiwa G30S/PKI. Hari Kesaktian Pancasila ini diperingati setiap 1 Oktober.

    PKI dibubarkan pada 1966 lantaran dituding sebagai dalang pembunuhan jenderal-jenderal TNI Angkatan Darat pada 30 September 1965. Peristiwa G30S1965 itu berdampak hebat pada masa itu. Posisi Soekarno goyah, lalu tampuk kekuasaan beralih kepada Soeharto.

    PKI yang dituduh hendak melakukan makar dan banyak anggotanya dibunuh dan diasingkan. Militer pun memegang kendali pemerintahan.

    Sejak Orde Baru berkuasa, keturunan anggota PKI didiskriminasi dan mendapat cap anak pemberontak. Meski G30S PKI terjadi lebih dari 50 tahun lalu, jejaknya terus diawetkan.

    Cap PKI juga masih kerap digunakan untuk melabeli kelompok tertentu hingga sekarang. Cap itu turut bertaut dengan isu agama. Mereka yang dicap komunis juga mendapat label sebagai ateis dan anti-Pancasila.

    Baca: Tak Ikut Upacara Hari Pancasila, Tunjangan Pegawai Akan Dipotong

    Ada banyak versi yang mengungkap soal gerakan G30S PKI 1965. Misalnya, ada versi bahwa gerakan itu sebagai kudeta Soeharto, lalu dalangnya PKI. Selain itu di balik gerakan itu ada andil Soekarno, dan keterlibatan intelejen asing.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe