Rekayasa Lalu Lintas, Jalan Wahid Hasyim Bakal Satu Arah

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Koalisi Pejalan Kaki melakukan aksi Tamasya Trotoar Kita di kawasan Sarinah, Jakarta, Minggu, 24 Juni 2018. Aksi menyusuri jalanan Ibu Kota tersebut untuk mengkritisi fungsi trotoar yang banyak digunakan sebagai tempat parkir kendaraan dan berdagang. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Aktivis Koalisi Pejalan Kaki melakukan aksi Tamasya Trotoar Kita di kawasan Sarinah, Jakarta, Minggu, 24 Juni 2018. Aksi menyusuri jalanan Ibu Kota tersebut untuk mengkritisi fungsi trotoar yang banyak digunakan sebagai tempat parkir kendaraan dan berdagang. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat berencana melakukan rekayasa lalu lintas Jalan K.H. Wahid Hasyim mulai dari persimpangan Jalan Sabang hingga Jalan Jaksa. Rekayasa lalu lintas yang disiapkan adalah satu arah (one way) sehingga jalan itu hanya bisa dilalui kendaraan dari arah Stasiun Gondangdia menuju Sarinah.

    Baca juga: Uji Coba Ulang Simpang Mampang, Polisi Kaji Rekayasa Lalu Lintas

    Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat, Harlem Simanjuntak, menuturkan penerapan sistem satu jalur di Jalan KH Wahid Hasyim adalah untuk membantu mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Apalagi akan ada proyek penataan trotoar di sana.

    Menurut dia, selama ini trotoar di Jalan Wahid Hasyim memang kerap diokupasi oleh pedagang kaki lima dan parkir liar sehingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

    “Selain itu, juga sebagai penataan kawasan yang menghubungkan wisata kuliner Jalan Sabang dengan wisata Jalan Jaksa,” kata Harlem kepada Koran Tempo terbitan Senin 1 Oktober 2018. .

    Rekayasa lalu lintas satu arah itu akan diuji coba lebih dulu selama dua pekan mulai Senin minggu depan, 8 Oktober. Arus kendaraan akan satu arah dari Stasiun Gondangdia, sedangkan arus dari Sarinah menuju Gondangdia harus berputar di Jalan Sabang.

    Simak juga: PT MRT Akan Bongkar Jembatan di HI, Begini Rekayasa Lalu Lintas

    Menurut Harlem, penerapan sistem satu arah akan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama akan diterapkan di Jalan K.H. Wahid Hasyim hingga Jalan Agus Salim. Adapun tahap berikutnya di Jalan Srikaya hingga kawasan MNC Tower. “Penerapan tahap dua tergantung hasil evaluasi tahap satu,” kata dia.

    Sebelumnya, sejumlah rekayasa lalu lintas  telah dilakukan guna mengurai kemacetan di Ibu Kota Jakarta. Salah satunya adalah perpanjangan jalur sistem ganjil-genap hingga Jalan M.H. Thamrin dan Jalan Sudirman (Senayan).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.