Kamis, 18 Oktober 2018

DKI Sumbang Rp 60 Miliar untuk Korban Gempa dan Tsunami Palu

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 83 orang petugas Pemprov DKI Jakarta yang diberangkatkan ke Palu, Sulawesi Tengah, dilepas oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Monas, Jakarta Pusat, Senin, 1 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    83 orang petugas Pemprov DKI Jakarta yang diberangkatkan ke Palu, Sulawesi Tengah, dilepas oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Monas, Jakarta Pusat, Senin, 1 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengalokasikan anggaran Rp 60 miliar untuk membantu korban bencana gempa serta tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

    Baca: Jakarta Gempa, Pegawai Pemprov DKI Jakarta: Kirain Saya Vertigo

    "Ini cara kami menunjukkan simpati kepada korban bencana, tak hanya melalui kata-kata dan doa saja," ujar Anies Baswedan usai memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila, Senin, 1 Oktober 2018. 

    Anies mengatakan dana tersebut akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2018 yang akan diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri.

    Selain bantuan berupa uang, Anies Baswedan juga mengutus 83 orang dari berbagai dinas untuk bekerja membantu pemulihan fase satu pascabencana di sana. Puluhan petugas dari berbagai dinas Pemprov DKI itu akan berada Palu dan Donggala selama 10 hari atau hingga 10 Oktober mendatang.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas 83 orang petugas Pemprov DKI Jakarta yang diberangkatkan ke Palu, usai upacara di Monas, Senin, 1 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Anies Baswedan enjelaskan 83 orang itu berasal dari BNPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dari berbagai spesialis, Satpol PP, Dinas Kehutanan, Kominfo, Baziz, serta Biro Kepala Daerah dan Kerja sama. Mereka akan diberangkatkan menggunakan penerbangan komersil hari ini dari Jakarta menuju Makassar. 

    Bencana gempa disertai tsunami melanda Donggala dan Palu di Sulawesi Tengah pada Jumat, 28 September 2018. Gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) yang berpusat di kedalaman 10 kilometer yang berjarak 27 kilometer timur laut Donggala, Sulawesi Tengah.

    Gempa besar yang terjadi pada Jumat pukul 17.02 WIB itu memicu tsunami setinggi 0,5 hingga enam meter di pesisir barat Sulawesi Tengah.

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami Palu dan Donggala sudah mencapai 832 orang. BNPB juga mengatakan listrik PLN yang putus membuat jaringan komunikasi di Donggala dan sekitarnya juga belum dapat beroperasi.

    Baca: Konstruksi MRT Jakarta Tahan Gempa Hingga Magnitudo 9, Alasannya?


    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas 83 orang petugas Pemprov DKI Jakarta yang diberangkatkan ke Palu, usai upacara di Monas, Senin, 1 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Terdapat 276 base station yang tidak dapat dapat digunakan. Presiden Jokowi juga menyampaikan kebutuhan mendesak bagi korban gempa dan tsunami Palu seperti BBM yang akan sampai di Palu dalam dua hari dari Mamuju, Poso dan Gorontalo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.