Hari Kesaktian Pancasila, Anies Baswedan Kirim 83 Orang ke Palu

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas 83 orang petugas Pemprov DKI Jakarta yang diberangkatkan ke Palu, usai upacara di Monas, Senin, 1 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas 83 orang petugas Pemprov DKI Jakarta yang diberangkatkan ke Palu, usai upacara di Monas, Senin, 1 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengutus 83 orang dari berbagai dinas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menuju Palu, Sulawesi Tengah, pada Hari Kesaktian Pancasila, Senin 1 Oktober 2018. 

    Baca juga: DKI Sumbang Rp 60 Miliar untuk Korban Gempa dan Tsunami Palu

    "Kalian berangkat atas nama warga Jakarta.  Jangan anggap ini pengorbanan dan beban, ini kehormatan mewakili Ibu Kota di sana," ujar Anies Baswedan  memberikan wejangan kepada para relawan itu. 

    Anies Baswedan menerangkan ke-83 orang itu akan tinggal di Palu selama 10 hari atau hingga 10 Oktober mendatang. Mereka akan berada di sana untuk membantu membereskan fase pertama pemulihan wilayah pascabencana. Setelah itu, para relawan itu akan melakukan monitor dengan pemerintah pusat di lapangan. 

    Anies Baswedan  menerangkan ke-83 orang itu berasal dari BNPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dari berbagai spesialis, Satpol PP, Dinas Kehutanan, Kominfo, Bazis, serta Biro Kepala Daerah dan Kerja sama. Mereka akan diberangkatkan menggunakan penerbangan komersil hari ini dari Jakarta menuju Makassar. 

    Bencana gempa disertai tsunami melanda Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kota Palu di Sulawesi Tengah pada Jumat 28 September 2018.

    Gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) yang berpusat di kedalaman 10 kilometer yang berjarak 27 kilometer timur laut Donggala, Sulawesi Tengah, terjadi pada Jumat pukul 17.02 WIB memicu tsunami setinggi 0,5 hingga enam meter di pesisir barat Sulawesi Tengah.

    Simak juga: Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Reklamasi Teluk Jakarta

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut korban meninggal dunia akibat gempa Donggala dan gempa Palu sudah mencapai 832 orang. BNPB juga mengatakan listrik PLN yang putus membuat jaringan komunikasi di Donggala dan sekitarnya juga belum dapat beroperasi.

    Terdapat 276 base station yang tidak dapat dapat digunakan. Presiden Jokowi menjelaskan kebutuhan mendesak lainnya seperti BBM akan sampai di Palu dalam dua hari dari Mamuju, Poso dan Gorontalo. Anies Baswedan mengerahkan 83 warga Jakarta untuk memberi bantuan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.