Ketua RW Cerita Modus Tamu Pesta Lajang ke Kompleks Sunter Agung

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah tersangka pesta narkotika berkedok pesat lajang, DS di Jalan Griya Manis Blok A Nomor 15, Sunter Agung, Jakarta Utara, Senin, 1 Oktober 2018. Tempo/M Yusuf Manurung

    Rumah tersangka pesta narkotika berkedok pesat lajang, DS di Jalan Griya Manis Blok A Nomor 15, Sunter Agung, Jakarta Utara, Senin, 1 Oktober 2018. Tempo/M Yusuf Manurung

     

    TEMPO.CO, Jakarta –  Ketua RW 20 Sunter Agung, Jakarta Utara, Jaya Hartanto mengungkapkan pola kedatangan tamu pesta lajang yang menggunakan narkotika jenis ekstasi di salah satu rumah warganya.

    Menurut Jaya, tidak semua tamu mengaku datang ke rumah tersangka DS, Jalan Griya Manis Blok A Nomor 15.

    Baca juga: Tersangka Pengedar Narkoba Pernah Menggelar Pesta Lajang di...

    "Menyamar jadi tamu orang lain," kata Jaya ketika ditemui Tempo kantornya, Senin, 1 Oktober 2018.

    Jaya mengatakan, para tamu juga tidak datang di waktu yang bersamaan. Sejak siang, ujar Jaya, tamu sudah memasuki komplek Griya Inti Santosa, dengan modus mengunjungi beberapa rumah di sana.

    Pada Ahad dini hari, 30 September 2018, Kepolisian Resor Jakarta Pusat menggerebek rumah DS yang tengah mengadakan pesta lajang (bachelor party). Dari rumah itu, polisi menangkap 23 pria yang positif mengkonsumsi ekstasi.

    Jaya mengatakan, DS dan isterinya baru setengah tahun tinggal di rumah itu. Menurut pengakuan pasangan itu, kata Jaya, mereka telah mempunyai anak, namun belum didaftarkan di kartu keluarga.

    Ketika penggerebekan terjadi, isteri DS sedang berada di luar kota. Hingga saat ini, isteri DS juga belum kembali. Walau jarang bertemu, Jaya berpendapat pasangan suami isteri itu tergolong rukun. "Ini rumah tangga baik-baik," katanya.

    Seorang petugas keamanan komplek, Supriyanto mengatakan, isteri tersangka diketahui berjualan barang online berupa tas dan kosmetik. Biasanya, kata Supriyanto, orang keluar masuk ke rumah DS untuk mengambil barang jualan.

    Simak juga: Begini Para Tersangka Pengedar di Pesta Lajang Dipasok Ekstasi

    "Tapi kalau ngundang ramai-ramai kayak kemarin itu jarang. Biasa ya satu, dua orang datang," katanya.

    Dalam kasus pesta narkotika itu, polisi telah menetap empat orang sebagai tersangka yakni DS, DL, TM, dan EK. Menurut Wakil Kepala Polres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Arie Ardian Rishadi, EK mengaku mendapat 25 butir ekstasi berlogo Casper warna putih dari DS. Dia menerima ekstasi sehari sebelum pesta lajang. EK diduga bakal mengedarkan ekstasi kepada teman-temannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.