Rabu, 19 Desember 2018

Ekstasi di Pesta Lajang Sunter Agung, Kenapa Tetangga Kecolongan?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepolisian Resor Jakarta Pusat saat rilis penangkapan 23 pria sedang pesta lajang dan positif konsumsi ekstasi. Rilis berlangsung di kantor Polres Jakarta Pusat, Ahad, 30 September 2018. TEMPO/Lani Diana

    Kepolisian Resor Jakarta Pusat saat rilis penangkapan 23 pria sedang pesta lajang dan positif konsumsi ekstasi. Rilis berlangsung di kantor Polres Jakarta Pusat, Ahad, 30 September 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua RW 20 Sunter Agung, Jakarta Utara, Jaya Hartanto mengatakan para tetangga tidak mengetahui adanya pesta lajang dengan narkotika di rumah DS, Jalan Griya Manis Blok A Nomor 15.

    Mereka baru mengetahui aktivitas pesta lajang beraroma ekstasi itu ketika polisi menggerebek tempat itu pada Ahad, dini hari lalu.

    Baca : Begini Parta Tersangka Pengedar di Pesta Lajang Dipasok Ekstasi

    "Kita kecolongan atau gimana, saya juga gak bisa ngomong," kata Jaya di kantornya, sudut Komplek Griya Inti Sentosa, Senin, 1 Oktober 2018.

    Setelah penggerebekan oleh Kepolisian Resor Jakarta Pusat, Jaya baru mengetahui bahwa rumah DS merupakan lokasi pesta lajang. Dari keterangan petugas keamanan komplek, Jaya akhirnya tahu banyak orang yang datang sejak Sabtu siang, 29 September 2018 lalu, merupakan tamu DS.

    Jaya menuturkan, para tamu datang di waktu yang tidak bersamaan. Sejak siang, Jaya mengatakan, tamu sudah memasuki komplek dengan modus mengunjungi beberapa rumah di sana. "Menyamar jadi tamu orang lain," katanya.

    Dari pantauan Tempo, rumah DS terlihat sepi. Tidak ada orang yang menyaut ketika dipanggil. Selain itu, juga tidak banyak tetangga yang lalu lalang di depan rumahnya. Hanya terlihat sebuah mobil ditutupi terpal yang terparkir di dalam rumah. Dari keterangan Jaya, isteri DS berada di luar kota.

    Selama setengah tahun tinggal di situ, Jaya mengaku tidak mendapatkan informasi aneh perihal perilaku DS dan isterinya. Termasuk soal membuat pertemuan atau pesta seperti kejadian terakhir. "Kalau sering (pesta) kan ada orang merasa terganggu. Ini gak ada," katanya.

    Seorang petugas keamanan komplek, Supriyanto mengatakan hanya kenal secara muka dengan DS. Dia juga tidak pernah ngobrol dengan DS. Kasus pesta lajang itu mengejutkan bagi Supriyanto dan kawan-kawan petugas keamanan lain. "Saya kaget juga," katanya.

    Simak pula :
    Tersangka Pengedar Narkoba Pernah Menggelar Pesta Lajang di...

    Supriyanto mengatakan tidak mungkin memeriksa satu per satu tamu yang datang. Terlebih, biasanya orang yang datang ke rumah DS berkepentingan untuk mengambil barang dagangan online berupa tas dan kosmetik isterinya.

    Sebanyak 23 pria yang tengah menggelar pesta lajang tertangkap di rumah DS positif menggunakan ekstasi. Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka termasuk DS. Sedangkan tiga orang dinyatakan buron. Satu buronan diketahui berada di Malaysia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.