Kamis, 13 Desember 2018

Dokter Hewan Digugat Rp 1,5 Miliar, Pengadilan Gelar Mediasi

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Snow, anjing ras Siberian Husky tipe Albino. Anak Snow mati dan pemiliknya menggugat dokter hewan ganti rugi senilai total Rp 1,5 miliar di Pengadilan Negeri Tangerang. FOTO dokumentasi komunitas pecinta hewan Cinere.

    Snow, anjing ras Siberian Husky tipe Albino. Anak Snow mati dan pemiliknya menggugat dokter hewan ganti rugi senilai total Rp 1,5 miliar di Pengadilan Negeri Tangerang. FOTO dokumentasi komunitas pecinta hewan Cinere.

    TEMPO.CO, Tangerang - Pengadilan Negeri Tangerang menggelar mediasi terkait gugatan perdata terhadap dokter hewan bernama Indhira Kusumawardhani, 38 tahun. Gugatan itu dilayangkan oleh Nadhila Utama, 23 tahun.

    Baca: Ini Bayi Anjing yang Bikin Dokter Hewan Digugat Rp 1,5 Miliar

    "Tadi mediasi tertutup, hakim hanya memberikan ruang bicara untuk penggugat dan tergugat,” kata Widad Thalib, pengacara Indhira dari  Organisasi Pengacara Perempuan Indonesia (OPPI), Senin, 1 Oktober 2018. “Penggugat menyampaikan mau berdamai tapi tetap harus ada yang dibayarkan walaupun nilainya diturunkan. Nah pihak kami tidak mau, dan menunggu mediasi berikut."

    Anak anjing jenis siberian husky peliharaan Nadhila mati pada 29 Mei 2018. Nadhila menuntut Indhira bertanggung jawab karena dokter hewan itu yang menangani si anak anjing. Nilai ganti rugi yang diajukan lebih dari Rp 1,5 miliar. Rinciannya, untuk kerugian material senilai Rp 274 juta dan immaterial Rp 1,3 miliar.

    Hamonangan Syahdan Hutabarat, kuasa hukum Nadhila, mengatakan Indhira telah melakukan perbuatan yang melanggar kode etik profesi kedokteran hewan.

    Seusai mediasi, Indhira mengatakan bersedia berdamai dengan Nadhila. "Damai tanpa syarat, karena kematian hewan dalam dalil gugatan Nadhila itu bukan kesalahan saya," katanya, di Pengadilan Negeri Tangerang.

    Menurut Indhira, apa yang ia lakukan terhadap anjing peliharaan Nadhila telah sesuai dengan prosedur penanganan. "Saya meminjamkan keranjang, karena si anak anjing itu dibawa hanya dengan dibungkus jaket. Dan sebagai dokter hewan saya selalu menyarankan agar pasien dibawa dengan keranjang, kalau dia lompat di jalan bagaimana?'kata Indhira.

    Karena itu Indhira bingung dengan gugatan yang diajukan Nadhila. "Saya utang saja tidak kok hukumannya seperti koruptor," kata dokter hewan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers End Game, Para Jagoan yang Selamat Menuju Laga Akhir

    Sejumlah jagoan yang selamat dari pemusnahan Thanos di Infinity War akan berlaga di pertarungan akhir di Avengers Infinity War.