Senin, 22 Oktober 2018

Anies Baswedan Tak Tahan, Ingin Segera Dapat Pengganti Sandiaga

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan Wakil Gubernur Sandiaga Uno berjabat tangan saat milad Partai Amanat Nasional di Jakarta, Kamis, 23 Agustus 2018. Foto:Instagram Sandiuno

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan Wakil Gubernur Sandiaga Uno berjabat tangan saat milad Partai Amanat Nasional di Jakarta, Kamis, 23 Agustus 2018. Foto:Instagram Sandiuno

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan ingin segera memiliki pendamping dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia berharap wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno segera ditentukan.  "Alasannya sederhana saja, paling nggak kalau ada acara bisa ganti tugas," ujar Anies di balai kota, Senin, 1 Oktober 2018. 

    Baca: Ditinggal Sandiaga Uno, Mata Anies Baswedan Berkaca-kaca

    Seperti diketahui, Anies terpaksa sendirian memimpin ibu kota setelah Sandiaga Uno mengundurkan diri karena maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera yang mengusung Anies - Sandi dalam Pilkada 2017, paling berhak menentukan nama pengganti Sandiaga. Namun hingga saat ini kedua partai itu belum secara resmi menentukan pilihan.

    Dari PKS muncul dua nama yang dijagokan bakal menempati posisi wakil gubernur DKI, yaitu mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum PKS DKI Agung Yulianto. Sedang dari Gerindra ada nama Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik dan anggota DPR RI yang juga keponakan Prabowo Subianto, Sara Djojohadikusumo.

    Menurut Anies Baswedan, hingga saat ini dia belum menerima surat resmi ihwal nama-nama tersebut. Karena itu ia tidak mau menanggapi lebih jauh. "Saya selalu garis bawahi, tidak mau komentar nama-nama yang disebut tanpa melalui mekanisme yang memang telah diputuskan oleh partai," ujarnya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.