Prabowo Belum Putuskan Pengganti Sandiaga Uno Sebagai Wagub DKI

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, memberikan keterangan setelah melakukan pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhono di Jakarta, Rabu, 12 September 2018. Prabowo juga diiringi sejumlah petinggi partainya, antara lain Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Sugiono. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, memberikan keterangan setelah melakukan pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhono di Jakarta, Rabu, 12 September 2018. Prabowo juga diiringi sejumlah petinggi partainya, antara lain Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Sugiono. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -  Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto belum memutuskan orang yang bakal dicalonkan sebagai wakil gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno. "Sampai saat ini belum ada nama yang diputuskan oleh Pak Prabowo," Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Selasa, 2 Oktober 2018.

    Baca: Bursa Cawagub Pengganti Sandiaga, Nama Berikut Langsung Muncul

    Menurut Dasco, pengurus Geridra DKI sebenarnya sudah mengusulkan satu nama. Namun Probowo belum memberikan persetujuan atau penolakan. Ia tidak membantah jika nama yang diusulkan itu adalah Muhamad Taufik. "Setahu saya begitu," ujarnya.

    Seperti diketahui, Gubernur Anies Baswedan ingin segera memiliki pendamping dalam menjalankan roda pemerintahan. "Alasannya sederhana saja, paling nggak kalau ada acara bisa ganti tugas," ujarnya, Senin lalu.

    Baca:
    Wagub DKI Jakarta, Anies Baswedan Akan Pilih Ahmad Syaikhu?

    Anies terpaksa sendirian memimpin ibu kota setelah Sandiaga Uno mengundurkan diri karena maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera yang mengusung Anies - Sandi dalam Pilkada 2017, paling berhak menentukan nama pengganti Sandiaga. Namun hingga saat ini kedua partai itu belum secara resmi menentukan pilihan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.