Mobil Polisi Ringsek, Marko Simic Cuma Diminta Bayar Ganti Rugi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Toyota Land Cruiser yang dikendarai pemain Persija jakarta Marko Simic menabrak mobil polisi di Simpang Susun Semanggi, Senin malam, 1 Oktober 2018. Instagram/@TMCPoldametro

    Mobil Toyota Land Cruiser yang dikendarai pemain Persija jakarta Marko Simic menabrak mobil polisi di Simpang Susun Semanggi, Senin malam, 1 Oktober 2018. Instagram/@TMCPoldametro

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya akan meminta bintang sepak bola Persija Jakarta Marko Simic membayar ganti rugi karena menabrak mobil dinas polisi hingga ringsek. Akibat diseruduk Simic, mobil dinas Pengamanan Objek Vital (PAM Obvit) jenis Mitsubishi Lancer itu rusak berat.

    Baca:  Marko Simic Tabrak Kendaraan Polisi, Begini Kondisi Mobilnya  

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan polisi hanya akan meminta Simic membayar ganti rugi atas kerusakan yang dialami mobil dinas PAM Obvit. Soalnya, lanjut dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tabrakan kemarin.

    “Kalau tidak bisa ganti rugi baru kami ajukan ke pengadilan,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa, 2 Oktober 2018.

    Mobil Toyota Land Cruiser yang dikendarai pemain Persija jakarta Marko Simic menabrak mobil polisi di Simpang Susun Semanggi, Senin malam, 1 Oktober 2018. Instagram/@TMCPoldametro

    Mobil Toyota Land Cruiser hitam bernomor polisi B-1250-MO yang dikendarai Marko Simic menabrak mobil PAM Obvit jenis Mitsubishi Lancer bernomor polisi 15712-VII pada Senin, 1 Oktober 2018 sekitar 20.00 WIB. 

    Akibatnya, mobil dinas PAM Obvit yang ditabrak mengalami ringsek di bagian kanan belakang, kenalpot patah, serta ban depan bagian kiri pecah. Sementara mobil yang dikendarai Simic, kata Argo, mengalami patah roda depan sebelah kiri dan ringsek di bemper bagian kiri depan.

    Baca: Bintang Persija Marko Simic Tabrak Mobil Polisi di Semanggi

    Argo memastikan pada saat kecelakaan terjadi, Marko Simic tidak dalam pengaruh narkoba maupun alkohol. “Sudah dites urine, yang bersangkutan (Marko Simic) hasilnya nihil,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.