Pembunuhan di Hotel Time Out Cideng, Tersangka Ditangkap di Cina

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampakan Time Out hotel di Jalan Biak, Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 1 September 2018. Hotel tersebut menjadi tempat warga negara Cina bernama bernama Huang Shu Ping ditemukan tewas pada Sabtu, 25 Agustus 2018. Tempo/Adam Prireza

    Penampakan Time Out hotel di Jalan Biak, Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 1 September 2018. Hotel tersebut menjadi tempat warga negara Cina bernama bernama Huang Shu Ping ditemukan tewas pada Sabtu, 25 Agustus 2018. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi mengatakan, pria yang diduga terlibat pembunuhan di Hotel Time Out, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, telah ditangkap di Cina. Penangkapan ini dilakukan atas koordinasi Polda Metro Jaya dengan Organisasi Polisi Kriminalitas Internasional atau Interpol.

    Baca: Pembunuhan WN Cina di Hotel Time Out, Pelaku Kabur ke Luar Negeri

    “Sudah ditangkap di Cina oleh kepolisian setempat,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, Selasa, 2 Oktober 2018. Namun Argo belum mengetahui detail penangkapan. “Kami berkomunikasi dengan interpol dengan data-datanya kami kirimkan. Ternyata di sana sudah dilakukan penangkapan.”

    Korban pembunuhan di Hotel Time Out diketahui bernama Huang Shu Ping, perempuan berkewarganegaraan Cina. Jenazah nya ditemukan di salah satu kamar pada 26 Agustus lalu. Huang datang ke hotel itu pada 23 Agustus bersama seorang pria. Sehari sebelum jasad Huang ditemukan, pria itu sudah meninggalkan hotel.

    Dari hasil penyelidikan diketahui ternyata Huang tinggal bersama keluarganya di Apartemen Mediterania, Taman Sari, Jakarta Barat. Pada 23 Agustus lalu, keluarga telah melapor ke ke Polsek Taman Sari ihwal hilangnya Huang.

    Baca : Pembunuhan WNA Cina di Gambir, Ini Kesaksian Keluarga

    Argo mengatakan, Polda Metro Jaya masih menjalin komunikasi dengan kepolisian Cina untuk menangani kasus pembunuhan ini. “Tidak mungkin tersangka di sana dikirim ke sini,” kata Argo. “Kemungkinan berkas (penyelidikan) kami kirim ke sana, tapi itu masih dikomunikasikan.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.