Rabu, 19 Desember 2018

Tilang E-TLE Bukan Tilang Elektronik Biasa, Kenali 5 Hal Ini

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Closed Circuit Television (CCTV) pan, tilt, & zoom (PTZ) terpasang di perempatan  Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa, 25 September 2018. Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah menyiapkan 14 titik untuk mendukung tilang elektronik yang akan diuji coba Direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya pada 1 Oktober 2018. TEMPO/Subekti

    Closed Circuit Television (CCTV) pan, tilt, & zoom (PTZ) terpasang di perempatan Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa, 25 September 2018. Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah menyiapkan 14 titik untuk mendukung tilang elektronik yang akan diuji coba Direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya pada 1 Oktober 2018. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, JakartaTilang elektronik bukanlah barang baru di Jakarta. Tilang elektronik telah diterapkan sejak Desember 2016 melalui aplikasi e-Tilang dalam sistem operasi Android.

    Baca:
    DKI Sudah Pasang 8 Rambu Kawasan Tilang Elektronik

    Tapi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) yang akan diuji coba sepanjang Oktober 2018 ini bukan tilang elektronik yang sama. Kalau e-Tilang masih mengandalkan polisi berbekal aplikasi di gadget mengawasi di jalan-jalan, tidak demikian halnya dengan E-TLE.

    Tilang elektronik yang dimaksud tidak lagi berbasis pantauan manual oleh petugas kepolisian. Tapi, E-TLE nanti memantau pelanggaran sepenuhnya lewat Kamera CCTV berdefinisi tinggi. Proses pemberian sanksi dan pembayarannya pun sepenuhnya secara elektronik.

    Itu sebabnya sejumlah persyaratan dan pemenuhan infrastruktur baru dibutuhkan untuk penerapannya nanti. Sedang uji coba bulan ini rencananya sebatas menggunakan empat kamera CCTV. Dua di antaranya telah rampung instalasi dan koneksinya di dua persimpangan di Jalan M.H. Thamrin dan terbukti mampu merekam banyak pelanggaran.

    Baca juga:
    Tilang Elektronik, Ini Dua Alasan Polantas Harus Tetap Berjaga

    Berikut 5 hal yang harus dikenali dari tilang elektronik terbaru dan proses uji cobanya,

    1. Yang Dipantau 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.