Gerindra Minta Ratna Sarumpaet Jelaskan Penyebab Luka di Wajahnya

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Ratna Sarumpaet bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto si sebuah tempat yang dirahasiakan di Jakarta, Selasa, 2 Oktober 2018. Foto: Istimewa

    Aktivis Ratna Sarumpaet bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto si sebuah tempat yang dirahasiakan di Jakarta, Selasa, 2 Oktober 2018. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menyarankan aktivis perempuam Ratna Sarumpaet menjelaskan penyebab luka lebam di wajahnya.

    Baca juga: Viral Kasus Ratna Sarumpaet, RSK Bina Estetika Tertutup

    "Mbak Ratna harus muncul dan langsung tampil agar bisa menjawab tuduhan soal dugaan operasi plastik di klinik kecantikan," kata Andre melalui pesan singkat, Rabu, 3 Oktober 2018.

    Sejak kemarin beredar viral di media sosial bahwa luka lebam Ratna Sarumpaet karena dipukuli beberapa orang. Belakangan, beredar kabar bahwa lebam di wajah Ratna Sarumpaet  karena operasi plastik di Rumah Sakit Khusus Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat. 

    Menurut Andre, informasi dugaan hasil penyelidikan polisi sejak tadi pagi viral. Hasil dugaan penyelidikan polisi itu membantah bahwa luka lebam di wajah Ratna Sarumpaet karena dipukuli.

    "Harus dijelaskan ke public, supaya kesimpangsiuran informasi tidak muncul," ujar Andre. "Yang mengetahui informasi yang utuh adalah Mbak Ratna. Kami berharap Mbak Ratna untuk muncul dan menjawab langsung secara detail," kata Andre.

    Baca juga: Viral Penganiayaan Ratna Sarumpaet, Polisi Beberkan Siang Ini

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono belum mengkonfirmasi laporan dugaan Ratna Saurmpaet operasi plastik. Argo mengatakan, isi penyelidikan nantinya akan dibeberkan dalam konferensi pers siang ini. "Nanti jam 10.30 dirilis, saya belum dapat informasi. Kita tunggu di sana," kata Argo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.