Begini RSK Bina Estetika Ikut Repot Karena Hoax Ratna Sarumpaet

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Ratna Sarumpaet saat konfrensi pers terkait berita bohong soal Pengeroyokan yang terjadi pada dirinya, Rabu, 3 Oktober 2018 di Jakarta Timur. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Aktivis Ratna Sarumpaet saat konfrensi pers terkait berita bohong soal Pengeroyokan yang terjadi pada dirinya, Rabu, 3 Oktober 2018 di Jakarta Timur. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta – Manajemen Rumah Sakit Khusus Bina Estetika mengungkap, pemeriksaan oleh polisi masih berjalan terkait dengan kabar penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet. Polisi mendatangi rumah sakit itu karena menemukan jejak aktivis demoktrasi tersebut sebagai pasien.

    Baca:
    Hoax Ratna Sarumpaet, Ini Kesaksian Dokter Rumah Sakit

    Sementara itu, polisi memperolah informasi bahwa Ratna Sarumpaet dianiaya di Bandung. Kejadian di Bandung waktunya sama dengan jejak Ratna di Rumah Sakit Bina Estetika di Jakarta Selatan. Polisi pun tidak menemukan bukti Ratna dianiaya di Bandung.

    Dokter yang menjadi juru bicara RSK Bina Estetika, Arrisman, menuturkan bahwa polisi telah mendatangi mereka sejak Selasa sore, 2 Oktober 2018. Pada Rabu siang, 3 Oktober 2018, giliran manajemen rumah sakit dipanggil ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan. “Mungkin pemeriksaan ini akan berlanjut,” kata Arrisman dalam jumpa pers, Rabu 3 Oktober  2018. 

    Baca:
    Viral Kasus Ratna Sarumpaet, RSK Bina Estetika Tertutup

    Menurut Arrisman, polisi meminta konfirmasi terkait data pasien di rumah sakit. Sejumlah barang bukti di antaranya rekaman kamera CCTV, juga diperiksa dan disalin untuk menjadi barang bukti.

    Arrisman membenarkan bahwa Ratna Sarumpaet terdaftar sebagai pasien di RSK Bina Estetika pada akhir September 2018. Ratna Sarumpaet disebutkan sudah melakukan pemeriksaan awal pada 20 September 2018. Perawatan lalu dilakukan mulai 21 September 2018, pukul 17.00 WIB.

    Baca:
    Polda Sebut Sejumlah Kejanggalan Kasus Ratna Sarumpaet

    Arrisman menambahkan, tidak ada hambatan selama proses penanganan medis pasien Ratna Sarumpaet. Tentang kabar Ratna Sarumpaet melakukan operasi plastik, Arrisman menjawab singkat. “Diagnosanya baru bisa kami buka atas perintah pengadilan,” kata Arrisman.

    NADA ZEITALINI | ZW


    KOREKSI:
    Berita ini telah diubah pada Rabu 3 Oktober 2018, Pukul 18.35 WIB, untuk memperbaiki keterangan waktu yang tercantum di alinea tiga. Terima kasih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.