Senin, 22 Oktober 2018

Disangka Mistis, Monyet Bikin Geger di Bekasi Berhasil Ditangkap

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • MOnyet yang menyerang belasan anak dan mencuri makanan warga di Pulomerak, Cilegon, Banten. TEMPO/Darma Wijaya

    MOnyet yang menyerang belasan anak dan mencuri makanan warga di Pulomerak, Cilegon, Banten. TEMPO/Darma Wijaya

    TEMPO.CO, Bekasi - Seekor monyet berhasil dievakuasi dari tengah permukiman di Kampung Kandang, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Rabu, 3 Oktober 2018. Monyet tersebut sempat membuat geger masyarakat setempat karena disangka mistis dan membangkitkan aktivitas jaga malam penduduk setempat.

    Baca:
    Monyet Liar Ganas Berkeliaran di Bekasi, Damkar Dikerahkan

    Evakuasi dilakukan tim dari kelompok Lembaga Swadaya Masyarakat Jakarta Animal Network. Monyet peliharaan yang diduga lepas itu dilaporkan sempat melukai 20 orang sebelum berhasil ditangkap. “Kami tangkap menggunakan obat bius,” kata seorang anggota Jakarta Animal Network, Darno, Rabu 3 Oktober 2018.

    Ia menerangkan, monyet jantan dewasa itu ditangkap ketika sedang bersembunyi di bak penampung air milik seorang warga. Menurut dia, tim menembakkan obat bius sampai empat kali sebelum berhasil membuatnya lumpuh. “Dua tembakan gagal,” kata Darno sambil menambahkan monyet akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

    Tokoh masyarakat setempat, Heru menuturkan, monyet itu mulai berkeliaran di lingkungannya pada Jumat pekan lalu. Keberadaan monyet tersebut cukup meresahkan warga karena menyerang ketika hendak ditangkap. "Ada 20 orang yang sempat diserang, ada yang digigit atau dicakar," ujar Heru.

    Baca:
    cerita Warga Jatiasih Bekasi Diresahkan Monyet Liar Ganas

    Menurut Heru, sejak didapati monyet berkeliaran, warga berupaya menangkap dengan cara memancing menggunakan makanan, dan menyiapkan obat bius. Rupanya, upaya itu tak gampang, monyet itu selalu lolos dari sergapan warga di sana.

    Karena kesulitan menangkap, berkembang spekulasi bahwa hewan primata itu mistis alias jadi-jadian. Walhasil, isu tersebut kian berkembang, sehingga membuat warga menggelar ronda setiap malam. "Ada saja yang mengait-kaitkan dengan mistis, padahal sudah jelas monyet biasa," kata Heru.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.