Senin, 15 Oktober 2018

Lulung Berhenti dari DPRD DKI, PPP Tunjuk Ichwan Zayadi

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPRD DKI Abraham `Lulung` Lunggana usai mengikuti rapat pimpinan gabungan pembahasan raperda reklamasi di gedung DPRD DKI, 12 Oktober 2017. TEMPO/Friski Riana

    Wakil Ketua DPRD DKI Abraham `Lulung` Lunggana usai mengikuti rapat pimpinan gabungan pembahasan raperda reklamasi di gedung DPRD DKI, 12 Oktober 2017. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menunjuk Ichwan Zayadi sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Sekretaris Fraksi PPP di DPRD DKI Usman Helmy mengatakan, Ichwan akan menggantikan posisi Abraham Lunggana alias Lulung yang berhenti dari DPRD karena menjadi calon anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN).

    Baca juga: Haji Lulung, Melambung dari Pemulung Tanah Abang Sampai Caleg RI

    "Internal partai menunjuk saudara Ichwan Zayadi untuk menggantikan posisi Haji Lulung," kata Usman di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018.

    Ichwan Zayadi pernah menjabat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Jakarta Selatan dan Bendahara Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) PPP DKI Jakarta.

    Usman berujar, PPP melakukan penyegaran anggota fraksi di DPRD DKI, karena itu Ichwan yang sebelumnya menduduki kursi Bendahara Fraksi PPP DPRD DKI kini menjadi Ketua Fraksi.

    Baca juga: Tak Lagi Duduk di DPRD, Lulung Kembalikan Mobil Dinas

    Ichwan Zayadi, pria kelahiran 29 Mei 1971, saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP DKI Jakarta. "Karena itu internal partai sepakat memilih Ichwan," ujar Usman.

    DPRD DKI menggelar rapat paripurna siang ini. Agenda rapat adalah mengumumkan Ichwan Zayadi sebagai Wakil Ketua DPRD dan berhentinya beberapa anggota DPRD DKI, termasuk Lulung, karena maju sebagai calon legislatif 2019.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Citra serta Jurus Kampanye Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno

    Berlaga sebagai orang kedua, Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno melancarkan berbagai jurus kampanye, memerak citra mereka, dan menyambangi banyak kalangan.