Polres Bandara Sebut Ratna Sarumpaet Akan Bertolak ke Cile

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Ratna Sarumpaet memberikan klarifikasi terkait pemberitaan penganiayaan terhadap dirinya di kediamannya, kawasan Bukit Duri, Jakarta, Rabu, 3 Oktober 2018. Ia mengaku membuat berita penganiayaan itu hanya untuk membohongi anaknya. TEMPO/Taufiq Siddiq

    Aktivis Ratna Sarumpaet memberikan klarifikasi terkait pemberitaan penganiayaan terhadap dirinya di kediamannya, kawasan Bukit Duri, Jakarta, Rabu, 3 Oktober 2018. Ia mengaku membuat berita penganiayaan itu hanya untuk membohongi anaknya. TEMPO/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta – Polres Bandara Soekarno-Hatta mencegah Ratna Sarumpaet untuk bertolak ke Cile. Ratna diketahui berada di bandara pada pukul 21.00. "Jadi kami mendapatkan informasi ia akan berangkat malan ini sehingga kami cegah. Selanjutnya penyidik Polda Metro Jaya yang menangani," kata Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Ajun Komisaris Besar Viktor Togi Tambunan, Kamis malam, 4 Oktober 2018.

    Baca: Polisi Incar Penyebar Berita Bohong Penganiayaan Ratna Sarumpaet

    Viktor tidak bersedia menjelaskan detail pencegahan terhadap Ratna. Dia hanya mengatakan aktivis perempuan itu akan berpergian seorang diri. Selanjutnya Viktor mempersilakan Tempo untuk meminta informasi dari penyidik Polda Metro Jaya.

    Saat berita ini ditulis, Ratna Sarumpaet masih berada di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta. Polisi Bandara Soetta sedang menunggu kedatangan penyidik Polda Metro untuk membawa perempuan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.