Sabtu, 20 Oktober 2018

Pemprov DKI Cairkan Dana Perjalanan Dinas Rp 70 Juta untuk Ratna Sarumpaet

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Ratna Sarumpaet saat tiba di Polda Metro Jaya Jakarta, Kamis malam, 4 Oktober 2018. Ratna ditangkap sebelum terbang ke Cile untuk menghadiri konferensi The 11th Women Playrights International 2018. TEMPO/Amston Probel

    Aktivis Ratna Sarumpaet saat tiba di Polda Metro Jaya Jakarta, Kamis malam, 4 Oktober 2018. Ratna ditangkap sebelum terbang ke Cile untuk menghadiri konferensi The 11th Women Playrights International 2018. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dana perjalanan dinas untuk Ratna Sarumpaet sebesar Rp 70 juta. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro mengatakan dana itu untuk membiayai akomodasi Ratna Sarumpaet yang akan menghadiri Women Playwrights International Conference 2018 di Santiago, Cile. 

    Baca: Hoax Ratna Sarumpaet, Polisi Akan Periksa Amien Rais Hari Ini

    "Jadi kita usulkan memang diberi Rp 70 juta termasuk tiket dan uang saku," kata Asiantoro saat dihubungi, Jumat, 5 Oktober 2018.

    Asiantoro mengatakan mendapat perintah dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengurus administrasi dana perjalanan mantan Ketua Dewan Kesenian Jakarta itu. Setelah itu, dinas pariwisata mengusulkan permohonan dana itu ke Biro Administrasi Sekretariat Daerah (ASD). Menurut dia, biaya perjalanan dinas merupakan tupoksi Biro ASD.

    Ratna mengajukan permohonan bantuan dana kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 31 Januari 2018. Dalam suratnya, Ratna menjelaskan diundang menghadiri The 11th Women Playwrights International Conference 2018 di Santiago, Cile pada 7-12 Oktober 2018.

    Asiantoro berujar, pencairan dana sudah mendapat persetujuan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI. Dana yang diberikan merupakan dana perjalanan dinas dari Pemprov DKI.

    "Per hari (jumlah dana) sudah ada ketentuannya di DKI ke negara mana. Tergantung negaranya," ujar dia.

    Ratna dijadwalkan tampil saat pembukaan WPI pada 7 Oktober 2018. Acara itu diselenggarakan 7-12 Oktober 2018. Nama Ratna, lanjut Asiantoro, sudah terdaftar menjadi pembicara konferensi.

    Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Ratna tersangka. Dia dicegah berangkat ke Chili, Amerika Selatan pada Kamis malam, 4 Oktober 2018. Kepolisian Resor Bandara Soekarno Hatta menahan Ratna di Terminal 2 Bandara Soetta setelah memperoleh informasi dari Polda Metro Jaya.

    Malam itu, Ratna dijadwalkan berangkat ke Chili seorang diri dengan maskapai penerbangan Turkish Airlines pukul 21.00 WIB. Kepala Unit Kejahatan dan Kekerasan Kepolisian Daerah Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Jerry Siagian menjelaskan, polisi menetapkan Ratna tersangka setelah mengetahui aktivis itu akan berangkat ke luar negeri.

    Baca: Ini Kata Bina Estetika Tolak Berikan Rekam Medis Ratna Sarumpaet

    Sebab, Ratna Sarumpaet mangkir pemeriksaan sebagai saksi pada Senin, 1 Oktober 2018. Dia tak memberikan keterangan kepada penyidik soal rencananya pergi ke Cile. "Makanya kita lakukan penangkapan malam ini karena panggilan kita tidak diindahkan," ujar Jerry.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.